Diskop UKM Sulsel Dukung Program SIGAP UMKM
Diskop UKM Sulsel memberikan dukungan atas program SIGAP UMKM atau Akselerasi Digital bagi Pendamping UMKM.

MAKASSAR—Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Selatan (Diskop UKM Sulsel) memberikan dukungan atas program SIGAP UMKM atau Akselerasi Digital bagi Pendamping UMKM.

Dukungan dan apresiasi disampaikan kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Selatan, H. Abd. Malik Faisal saat membuka Training of Trainer Mentoring Digital dan Keamanan Siber, Minggu (14/3/2021) secara daring via zoom.

Malik Faisal menyebut, transformasi digital sangta dibutuhkan bagi UMKM apalagi di masa pandemi. Dengan digitalisasi dapat membantu UMKM meningkatkan efisiensi, produktivitas dan perluasan jaringan pemasaran yang membutuhkan peran pendamping.

“Pertumbuhan e-commerce di Sulawesi Selatan telah mencapai 20% dan pembayaran secara digital mencapai 38%,” tambahnya.

Kegiatan ToT mentoring digital dan keamanan siber ini difasilitasi master mentor SIGAP UMKM, Bahrul ulum Ilham dan Salman Sahmad serta konsultan IT PLUT, Ahyar Muawwal.

Kegiatan ToT online ini merupakan lanjutan dari kegiatan ToT sebelumnya yang dilaksanakan secara tatap muka langsung (offline) di gedung PLUT beberapa waktu lalu.

Materi yang dibahas antara lain pengenalan program SIGAP, pendekatan pendampingan, komunikasi dalam mentoring bisnis, orientasi mentor dalam platform MicroMentor,istilah-istilah keamanan siber dan antisipasi kejahatan siber.

Dalam paparannya Bahrul ulum mengatakan, SIGAP UMKM adalah program sinergi Kemenkop UKM, Mastercard Center for Inclusive Growth dan Mercy Corps Indonesia dalam mendukung digitalisasi UMKM.

Diskop UKM Sulsel Dukung Program SIGAP UMKM
Training of Trainer Mentoring Digital dan Keamanan Siber, Minggu (14/3/2021) secara daring via zoom.

Para master dan mentor akan melatih dan mendampingi UMKM tentang tata cara penggunaannya melalui platform MicroMentor Indonesia, yang diintegrasikan dengan platform pelatihan berbasis daring Kemenkop UKM di edukukm.id.

“Program SIGAP UMKM menghadirkan 200 master mentor yang terlatih dan telah dikukuhkan Kemenkop UKM RI, 10.000 pendamping yang telah mengikuti pelatihan calon pelatih (ToT) dari master serta diharapkan dapat menjangkau 40.000 pelaku UMKM,” tambahnya. (*)