MAKASSAR—Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar mencatatkan kinerja gemilang sepanjang tahun 2024. Berbagai program strategis di bidang olahraga dan pemberdayaan pemuda berhasil dilaksanakan, bahkan melampaui target yang ditetapkan.
Salah satu pencapaian yang membanggakan adalah hasil survei Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang menunjukkan angka 58 untuk Makassar, melampaui rata-rata nasional sebesar 56,33.
Survei IPP ini, yang pertama kali dilakukan di tingkat kabupaten/kota di Indonesia dengan menggunakan data primer dari 18.800 responden, membuktikan bahwa pembangunan kepemudaan di Makassar berada di jalur yang positif dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Makassar, Andi Tenri Lengka Bau Djemma, menyampaikan bahwa tahun 2024 menjadi momentum penting bagi transformasi sektor olahraga dan pemuda di Makassar.

“Kami terus berupaya menghadirkan program-program yang berbasis data dan bukti, untuk memastikan efektivitas kebijakan yang kami terapkan. Hasil survei IPP ini menjadi bukti nyata dan langkah besar bagi Makassar untuk menjadi kota yang tangguh dan kompetitif,” ujar Andi Tenri Lengka didampingi Kabid Pemberdayaan Pemuda, Muhammad Dasysyara Dahyal.
Di bidang olahraga, Dispora Makassar sukses menggelar 23 kegiatan besar yang melibatkan ribuan peserta, baik dari dalam maupun luar negeri.
Beberapa di antaranya adalah Makassar Half Marathon yang diikuti lebih dari 6.500 peserta internasional, Makassar Open International Softball Tournament dengan partisipasi 17 tim internasional, dan Kejuaraan Sepakbola Walikota Cup yang melibatkan 640 atlet dari berbagai daerah.
Lebih lanjut, sebanyak 984 atlet Makassar berhasil meraih medali di berbagai cabang olahraga, dengan kontribusi terbanyak dari cabang taekwondo. Makassar juga berhasil meraih gelar Juara Umum di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2024 dan Kejuaraan Drum Band Nasional di Bandung.
“Prestasi ini membuktikan bahwa olahraga bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan solidaritas masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada atlet dan pelatih agar dapat mengukir prestasi yang lebih tinggi lagi,” tegas Andi Tenri Lengka.
Tak hanya fokus pada penyelenggaraan kegiatan dan peningkatan prestasi atlet, Dispora Makassar juga berupaya membenahi infrastruktur olahraga. Beberapa fasilitas olahraga direhabilitasi, termasuk revitalisasi Lapangan Karebosi yang sempat tertunda dan akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.
Peningkatan kualitas fasilitas ini diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam berolahraga serta mendukung pelaksanaan event olahraga bertaraf nasional dan internasional.
Di bidang pemberdayaan pemuda, Dispora Makassar telah melaksanakan 21 program yang melibatkan lebih dari 27.800 pemuda. Program-program tersebut antara lain Dispora Youth Fest 2024 yang diikuti 3.000 peserta dan pelatihan kewirausahaan yang menjangkau 1.000 pemuda lorong.
Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian pemuda Makassar dalam menghadapi tantangan di era global.
Dua pemuda terbaik Makassar bahkan terpilih untuk mewakili Sulsel dalam seleksi Pemuda Pelopor di tingkat nasional, sebuah bukti bahwa pemuda Makassar tidak hanya aktif tetapi juga mampu bersaing di kancah nasional.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program-program strategis yang telah dirancang. Bersama-sama, kita wujudkan Makassar sebagai kota unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia,” pungkas Andi Tenri Lengka. (*/4dv)













