PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • Solusi Islam untuk Penanganan HIV/AIDS di Makassar • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • Solusi Islam untuk Penanganan HIV/AIDS di Makassar • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan •
Makassar

Dongeng di Benteng: Bunda Literasi Makassar Tanamkan Cinta Baca Sejak Dini

1247
×

Dongeng di Benteng: Bunda Literasi Makassar Tanamkan Cinta Baca Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Dongeng di Benteng: Bunda Literasi Makassar Tanamkan Cinta Baca Sejak Dini
Suasana di Fort Rotterdam berubah jadi ruang dongeng yang hangat dan penuh semangat, Sabtu (3/5/2025), saat Ketua TP PKK Kota Makassar sekaligus Bunda Literasi, Melinda Aksa, membacakan cerita inspiratif untuk puluhan siswa SD dalam rangka Festival Literasi “Jendela Dunia Literasi”.

MAKASSAR—Suasana di Fort Rotterdam berubah jadi ruang dongeng yang hangat dan penuh semangat, Sabtu (3/5/2025), saat Ketua TP PKK Kota Makassar sekaligus Bunda Literasi, Melinda Aksa, membacakan cerita inspiratif untuk puluhan siswa SD dalam rangka Festival Literasi “Jendela Dunia Literasi”.

Momen ini menjadi salah satu rangkaian penting dari Festival Literasi yang digelar Dinas Perpustakaan Kota Makassar pada 2–4 Mei 2025 untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Mengusung tema “Learning to be Success, Literacy to be a Good People”, festival ini menyatukan unsur edukasi dan hiburan demi menumbuhkan budaya literasi di kalangan anak-anak dan keluarga.

Melinda tampil membacakan Zen Tails: Naik dan Turun karya Peter Whitfield, sebuah dongeng sederhana namun sarat nilai kehidupan, kebijaksanaan, dan empati. Ia membawakan cerita dengan gaya ekspresif dan interaktif, membuat anak-anak larut dalam alur, tertawa, bertanya, dan merespons dengan antusias.

“Literasi adalah fondasi tumbuh kembang anak. Dari membaca, mereka belajar memahami dunia, mengenali emosi, dan menumbuhkan empati,” ujar Melinda di hadapan peserta yang memenuhi area kegiatan.

Ia menekankan bahwa peran penting orang tua dalam membangun kebiasaan membaca sejak dini, bukan sekadar untuk menambah pengetahuan, tapi juga mempererat ikatan emosional dalam keluarga.

Menurutnya, membacakan dongeng bukan hanya aktivitas menyenangkan, tetapi juga bentuk investasi jangka panjang dalam pembentukan karakter anak. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa memicu semangat masyarakat, terutama para ibu, untuk menghidupkan budaya literasi di rumah.

Festival ini tak hanya menampilkan sesi membaca bersama. Beragam kegiatan edukatif lainnya turut meramaikan suasana, seperti lomba cerdas cermat, ranking satu, pelatihan urban farming, edukasi pemadam kebakaran, hingga pertunjukan seni dari seniman lokal, semuanya dikemas ramah anak dan keluarga.

Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar menyampaikan bahwa literasi tak lagi semata urusan sekolah, tapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan inklusif, diharapkan masyarakat semakin dekat dengan buku, pengetahuan, dan budaya belajar, terutama di tengah tantangan era digital saat ini. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com