PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dituding Ambil Bibit Jagung dan Herbisida, Syamsudin Malik Beri Klarifikasi • Dandenpom XIV/4 Makassar Klarifikasi Isu Mutasi, Puspomad Belum Keluarkan Keputusan • Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Siapkan Makassar Hadapi Musim Hujan • Andi Amar Ajak Mahasiswa UNCAPI Bone Perangi Narkoba dan Judi Online • DPMPTSP Makassar Awasi Perizinan Dua Perusahaan dalam Sehari • Jalan Sehat Anti Mager Sulsel Digelar 18 Oktober, Ada Hadiah Umrah dan Motor Listrik • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dituding Ambil Bibit Jagung dan Herbisida, Syamsudin Malik Beri Klarifikasi • Dandenpom XIV/4 Makassar Klarifikasi Isu Mutasi, Puspomad Belum Keluarkan Keputusan • Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Siapkan Makassar Hadapi Musim Hujan • Andi Amar Ajak Mahasiswa UNCAPI Bone Perangi Narkoba dan Judi Online • DPMPTSP Makassar Awasi Perizinan Dua Perusahaan dalam Sehari • Jalan Sehat Anti Mager Sulsel Digelar 18 Oktober, Ada Hadiah Umrah dan Motor Listrik •
Makassar

Fadli Zon Siapkan Revitalisasi Benteng Rotterdam, Target Jadi Pusat Sejarah dan Kebudayaan Indonesia Timur

147
×

Fadli Zon Siapkan Revitalisasi Benteng Rotterdam, Target Jadi Pusat Sejarah dan Kebudayaan Indonesia Timur

Sebarkan artikel ini
Fadli Zon di Benteng Roterdam
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat berkunjung di Benteng Rotterdam di Makassar didampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Minggu (12/7/2026). (Foto:@FB Mulia Makassar)

MAKASSAR – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, memastikan pemerintah akan segera melakukan revitalisasi Benteng Rotterdam di Makassar sebagai upaya memperkuat fungsi kawasan cagar budaya tersebut sebagai pusat sejarah, edukasi, dan kebudayaan nasional.

Komitmen itu disampaikan Fadli Zon saat meninjau langsung kondisi Benteng Rotterdam, Minggu (12/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Selama peninjauan, Fadli Zon mengamati kondisi fisik bangunan yang telah berdiri lebih dari empat abad. Ia juga menelusuri sejumlah ruang bersejarah, museum, serta arsip yang tersimpan di dalam kompleks benteng sembari menerima pemaparan mengenai sejarah Benteng Rotterdam dari pihak pengelola.

Menurut Fadli Zon, Benteng Rotterdam merupakan salah satu benteng paling penting dalam sejarah Indonesia. Benteng yang mulai dibangun pada abad ke-16 itu kemudian dikembangkan kembali oleh pemerintah kolonial Belanda pada abad ke-17 hingga menjadi benteng terbesar di Sulawesi Selatan.

Nilai historisnya semakin tinggi karena menjadi tempat pengasingan Pangeran Diponegoro setelah berakhirnya Perang Jawa pada 1830 hingga akhir hayatnya.

“Tahun ini kita harapkan akan dilakukan revitalisasi Benteng Rotterdam dengan melakukan berbagai perbaikan. Ternyata masih banyak dinding yang terkelupas, terjadi kebocoran, dan membutuhkan penataan kawasan agar benteng ini dapat berfungsi lebih optimal sebagai pusat edukasi, pusat kebudayaan, pusat sejarah, sekaligus ruang aktivitas seni budaya,” kata Fadli Zon.

Ia menegaskan revitalisasi akan dilaksanakan dengan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip pelestarian cagar budaya. Selain memperbaiki kondisi bangunan, pemerintah juga akan mengoptimalkan fungsi museum dan perpustakaan sebagai ruang edukasi serta menghadirkan penyajian sejarah secara imersif agar pengalaman pengunjung semakin menarik.

“Kita harapkan dalam waktu dekat revitalisasi ini segera dilaksanakan. Kementerian Kebudayaan akan melakukan kajian yang cepat namun tetap tepat sesuai prinsip-prinsip pemugaran cagar budaya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasi atas komitmen Kementerian Kebudayaan untuk merevitalisasi Benteng Rotterdam.

Menurut Munafri, pelestarian kawasan bersejarah tidak hanya penting untuk menjaga warisan budaya bangsa, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pengembangan sektor pariwisata, pendidikan, dan ekonomi kreatif di Kota Makassar.

Ia berharap revitalisasi tersebut mampu memperkuat posisi Benteng Rotterdam sebagai salah satu destinasi wisata sejarah unggulan nasional sekaligus menjadi ruang publik yang aktif mendukung kegiatan seni, budaya, riset, dan edukasi masyarakat. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com