PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • GenBI UIN Alauddin Makassar Edukasi Siswa SMA 14 Gowa soal Judi Online dan Bullying • Polsek Manggala Sisir Dua Lokasi Dugaan Sabung Ayam, Lima Orang Diamankan • Mengurai Dilematik Masalah Agraria Indonesia • Diskominfotik Jeneponto Perkuat Keterbukaan Informasi Publik dan Layanan Pengaduan Masyarakat • Cegah Karhutla di Musim Kemarau, BBKSDA Sulsel dan MMP Patroli Hutan di Sidrap • Hyundai Serahkan 11 Bus Listrik untuk Transportasi Publik Bali • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • GenBI UIN Alauddin Makassar Edukasi Siswa SMA 14 Gowa soal Judi Online dan Bullying • Polsek Manggala Sisir Dua Lokasi Dugaan Sabung Ayam, Lima Orang Diamankan • Mengurai Dilematik Masalah Agraria Indonesia • Diskominfotik Jeneponto Perkuat Keterbukaan Informasi Publik dan Layanan Pengaduan Masyarakat • Cegah Karhutla di Musim Kemarau, BBKSDA Sulsel dan MMP Patroli Hutan di Sidrap • Hyundai Serahkan 11 Bus Listrik untuk Transportasi Publik Bali •
Makassar

Festival Daur Bumi 2025, Kadistaru Makassar Tekankan Tata Kota Berwawasan Lingkungan

637
×

Festival Daur Bumi 2025, Kadistaru Makassar Tekankan Tata Kota Berwawasan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Kadistaru Makassar
Kepala Dinas Tata Ruang (Kadistaru) Kota Makassar, Fuad Azis, menghadiri pembukaan Festival Daur Bumi 2025 yang digelar di Gedung Manunggal, Jalan M. Jusuf, Jumat (12/12/2025). Kehadiran Fuad menegaskan peran strategis perencanaan tata ruang dalam mendukung target Makassar Bebas Sampah 2029.

MAKASSAR—Kepala Dinas Tata Ruang (Kadistaru) Kota Makassar, Fuad Azis, menghadiri pembukaan Festival Daur Bumi 2025 yang digelar di Gedung Manunggal, Jalan M. Jusuf, Jumat (12/12/2025). Kehadiran Fuad menegaskan peran strategis perencanaan tata ruang dalam mendukung target Makassar Bebas Sampah 2029.

Festival yang mengusung tema “Daur Ulang, Daur Hidup, Daur Harapan” ini diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar selama tiga hari, 12–14 Desember 2025. Kegiatan tersebut melibatkan komunitas lingkungan, pelajar, pelaku UMKM, hingga industri kreatif sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan.

Fuad Azis menilai Festival Daur Bumi menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas perangkat daerah. Menurutnya, pengelolaan sampah tidak dapat dipisahkan dari kebijakan penataan ruang kota yang berwawasan lingkungan.

“Tata ruang kota harus mampu mengakomodasi kebutuhan pengelolaan sampah, mulai dari penyediaan ruang terbuka hijau, kawasan edukasi lingkungan, hingga infrastruktur pengolahan sampah yang ramah lingkungan,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia menambahkan, integrasi aspek lingkungan dalam perencanaan ruang menjadi kunci untuk menciptakan kota yang sehat, tertata, dan berkelanjutan. Distaru, kata Fuad, siap mendukung kebijakan pengurangan sampah melalui penataan kawasan yang mendorong perilaku ramah lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam sambutannya menegaskan bahwa Festival Daur Bumi bukan sekadar ajang kreativitas daur ulang, melainkan bagian dari perjalanan panjang menuju kota yang lebih bersih.

“Pengelolaan sampah harus dimulai dari perubahan perilaku masyarakat, tidak hanya mengandalkan kebijakan pemerintah,” tegas Munafri.

Rangkaian kegiatan festival diisi dengan talkshow pengelolaan sampah, praktik pemilahan sampah, pameran produk ramah lingkungan, hingga aksi bersih kota. Wali Kota bersama jajaran Pemkot Makassar juga mengikuti kegiatan Jumat Bersih di kawasan Kanal Pasar Terong dan Jalan Sawi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar sekaligus Ketua Dewan Lingkungan Makassar Eco Circular Hub (MEC) Melinda Aksa, tim ahli, kepala SKPD lingkup Pemkot Makassar, camat, lurah, serta direksi Perusda. (R077/Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com