JENEPONTO—Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Arab Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Olimpiade Bahasa Arab ke-6 tahun 2023 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, di Aula SMAN 1 Jeneponto, di Jalan Pendidikan nomor 50, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Sabtu (23/9/2023).
Kegiatan dihadiri Ketua Forum MGMP Bahasa Arab Provinsi Sulawesi Selatan, Salihuddin, S.Ag., C.ET, mewakili Kepala Kemenag Jeneponto, Drs. H. Baharuddin, MM, mewakili Cabang Dinas (Cabdin) Wilayah VII Jeneponto-Takalar, Drs. H. Muh. Rajab, Kepala UPT SMAN 1 Jeneponto, Ahmad, S.Pd, M.Pd.
Ketua MGMP Bahasa Arab Tingkat Sulawesi Selatan, Salihuddin mengucapkan alhamdulillah karena olimpiade bahasa arab mengulang sejarah pada olimpiade bahasa arab sebelum-sebelumnya.
“Olimpiade sekarang pesertanya sebanyak 122 orang. Alhamdulillah Jeneponto dari 1 sekolah menjadi 4 sekolah, itu berarti ada progres,” kata Salihudddin.
Ia mengharapkan, kedepannya para peserta dapat bersaing dan bersemangat untuk meningkatkan kapasitas.
“Mudah-mudahan kedepannya dapat bersaing dan bersemangat dalam hal peningkatan kapasitas,” harapnya.

Salihudddin Ketua Forum MGMP Sulawesi Selatan menuturkan, bagi anak peserta yang mendapat prestasi juara 1 nantinya akan bertanding pada tingkat nasional.
“Anak-anak yang mendapatkan juara 1 itu nantinya yang akan bertanding ke tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 11 Desember 2023,” ungkapnya.
Salihudddin juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir di Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Sulawesi Selatan di Kabupaten Jeneponto.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak atas kehadiran kita semua di tempat ini. Seperti inilah kondisi kita, Jeneponto dikenal daerah kering tapi itu sudah bergeser, Jeneponto itu orangnya baik-baik, Insya Allah. Selamat datang di Bumi Turatea Kabupaten Jeneponto,” ucapnya.
Sedangkan, mewakili Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Wilayah VII Jeneponto-Takalar, H. Muh. Rajab mengatakan, dibutuhkan kemampuan seorang guru untuk memajukan proses pembelajaran di sekolah.
“Karena itu, untuk memajukan proses pembelajaran, dibutuhkan standar proses yang tidak lepas dari Permendikbud nomor 16 tahun 2022,” kata Muh. Rajab.
Selain itu menurutnya, dibutuhkan pula tiga komponen utama yang harus dimiliki seorang guru untuk mendukung proses pembelajaran.
“Pertama, kepribadian (contoh dan teladan bagi siswa), kedua, professional (penguasaan materi), kompetensi sosial (bagaimana seorang berkomunikasi dengan yang lain baik kepada sesama guru atau siswa),”‘ jelasnya.
Dalam kesempatan ini, Baharuddin mewakili Kepala Kemenag Jeneponto mengatakan, mudah-mudah yang keluar adalah yang terbaik untuk Sulawesi Selatan. Kemenag mensupport kegiatan ini.
“Siapapun yang keluar sebagai juara semuanya untuk Sulawesi Selatan. Kami dari kementerian agama mensupport yang setinggi-tingginya
Harapnya, semoga bahasa arab bisa menjadi konsumsi sehari-hari karena bahasa arab sangat penting dipakai dan bukan saja digunakan di arab.
“Saya hanya memberikan support yang sangat besar, anak-anak menjadi duta dari semua perwakilan Kabupaten masing-masing,” kata Baharuddin.
Tujuan ini, bagaimana memasyarakatkan bahasa arab sehingga dijadikan sebagai bahasa yang sangat dibutuhkan
Menurut Baharuddin, bahwa Dalam olimpiade, agar bersaing secara obyektif, secara jujur dan adil.
“Yang keluar jadi juara dapat diandalkan untuk memperjuangkan provinsi Sulawesi Selatan. Tidak mementingkan daerah asal sendiri. Siapapun yang keluar sebagai juara itulah yang terbaik,” tuturnya. (*)












