PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya •
News

FPII Akan Gelar Aksi Demo di Dewan Pers dan Gedung DPR/MPR RI

657
×

FPII Akan Gelar Aksi Demo di Dewan Pers dan Gedung DPR/MPR RI

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Forum Pers Independen Indonesia (FPII), Senin (20/3), Jam 10 pagi hingga selesai, berencana melakukan aksi demonstrasi di Gedung Dewan Pers Jakarta, dan Gedung DPR/MPR RI.

Aksi demo ini, sesuai rilis yang diterima Media Sulsel ini didasari adanya dugaan keberpihakan atau ketidakadilan, yang telah ditunjukkan Dewan Pers (DP) terhadap para pekerja pers dan juga media massa.

Selain itu, FPII juga beranggapan sejumlah kasus yang justru dianggap merugikan wartawan, seperti pemukulan dan berbagai tindakan kejahatan lainnya yang dilakukan oleh sumber berita dengan memakai centeng/preman, untuk mengintimidasi pekerja pers, justru tidak pernah terselesaikan.

Hal itu berbeda ketika sumber berita (terutama korporat) yang merasa dirugikan, DP seakan-akan diburu waktu untuk segera menyelesaikan.

Dalam aksi tersebut, FPII selain akan menyoal kinerja Dewan Pers, mereka juga akan meminta DPR segera menghentikan rencana Panja UU Pers, yang terindikasi untuk mengekang kebebasan Pers.

Adapun sejumlah tuntutan yang akan diajukan FPII adalah meliputi; Cabut Verifikasi Media di seluruh Indonesia, stop Diskriminasi dan Kriminalisasi Wartawan, Kembalikan fungsi UU Pers No. 15a tahun 1999.

Selain itu, FPII akan meminta Dewan Pers untuk membuat pernyataan di media massa terkait dengan tidak benarnya adanya selebaran pelarangan meliput terhadap wartawan/jurnalis.

Selain dilaksanskan di Jakarta, rencananya aksi ini juga akan dilaksanakan secara serempak di berbagai wilayah di Indonesia, melalui perwakilan Sekretariat Daerah FPII, dengan menjadikan Pemda dan DPRD setempat sebagai lokasi aksi. (*/464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com