Senada dengan Pandi, Niswar Nasrullah, pemain gendang tradisional Gowa dari Sanggar Seni Daeng Bagank mengatakan bahwa persiapan yang harus diutamakan ketika seni itu akan dipersembahkan adalah mental. Baginya mental itu bagian dari pembentuk karakter, ketika karakter tidak terbentuk itu artinya kita gagal menjiwai seni yang kita bawa.
Pemuda 20 tahun ini mengatakan di sanggar seni dimana ia bergabung, ia berlatih memainkan seni musik gendang tradisional Gowa.
Menurutnya gendang ini dipentaskan ketika hanya untuk sambutan saja seperti ‘Aru’. Sedangkan ketika pementasan atau acara-acara biasa seperti mengiringi tarian ada berbagai macam alat musik yang dipentaskan bersama dengan lagu daerah.
“Bidang seni yang saya mainkan yaitu seni musik gendang tradisional Gowa. Gendang tradisional ketika dipentaskan untuk sambutan saja seperti aru itu gendang sama pui’-pui’nama alat musiknya. Kalau untuk pementasan atau acara-acara biasa atau mengiringi tarian ada gendang ada pui’-pui’ ada suling ada bedug toraja ada kecapi sama lagu,” paparnya.
“Lagunya tergantung tari apa yang ditampilkan misalnya tari empat etnis lagunya itu lagu daerah Makassar, Bugis, Mandar dan Toraja,” jelas Niswar.
Menurutnya belajar seni itu susah-susah gampang karena ketika kita tidak memiliki dasar sama sekali maka akan butuh berbulan-bulan untuk menguasai seni musik yang dipelajari.
Sebelumnya, Niswar tertarik belajar bermain seni musik karena kecintaannya dengan seni. Ia mengatakan seni itu adalah mahakarya yang sangat indah. Dari keindahannya ini ia termotivasi untuk terus belajar sampai ia menguasainya.
Selain itu, ia mengatakan bahwa seni budaya harus dilestarikan terutama yang ada di Gowa. “Kalau bukan kita yang lestarikan siapa lagi karena sebagai generasi muda sudah sepatutnya ikut serta dalam melestarikan seni budaya lokal”.
Sama halnya dengan Fuji Ananda Dian Pratiwi, penari dari Sanggar Seni Daun Mamea menjadi penari karena hobby dari kecil.
“2012 jadi penari di sekolah, masuk sanggar 2019. Jadi penari karena memang hobby dari kecil,” kata Fuji.











