PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Tambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaBangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Tambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaBangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran Nusron
Inspirasi Sulsel

Generasi Muda Patut Berpartisipasi Bangkitkan Seni Budaya Lokal di Gowa Supaya Tidak Punah

2797
×

Generasi Muda Patut Berpartisipasi Bangkitkan Seni Budaya Lokal di Gowa Supaya Tidak Punah

Sebarkan artikel ini
Budaya Sulsel
Foto: Courtesy

BUDAYA—Pernahkah Anda menonton pertunjukan seni baik secara langsung maupun yang tersebar banyak di media online? Kira-kira apa yang terlintas di pikiran Anda? Mengapa mereka mengadakan kegiatan itu? Untuk hiburan kah? Lomba kah? Atau bagian dari pelestarian budaya lokal? Iya, betul.

Ketiganya sudah betul. Kegitan-kegiatan tersebut merupakan pertunjukan seni guna mempertahankan dan melestarikan seni budaya lokal agar tidak mengalami kepunahan khususnya yang ada di wilayah Gowa, Sulawesi Selatan.

Adjie Bau dg. Sila, Penggagas sekaligus Pembina Komunitas Seni Allasa’ memberi uang kepada masyarakat terutama generasi muda yang ingin belajar dan mengenal udaya-budaya lokal di Gowa dengan mendirikan komunitas seni.

Komunitas itu didirikan 5 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 2018. Allasa’, komunitas yang ia dirikan ini diambil dari kata Jenetallasa yang artinya sumber-sumber air. Daeng Sila, sapaan akrabnya, mengatakan air adalah kehidupan.

Pendiri Komunitas Allasa’ ini menuturkan bahwa sangat penting melestarikan budaya lokal arena menurutnya orang Gowa menjadi salah satu simbol yang masih kental dengan budaya dan tradisinya seperti tradisi Angngaru. Hal ini penting untuk diwariskan terutama ke generasi selanjutnya supaya tidak melupakan budaya yang menjadi ciri khas Kabupaten Gowa.

“Sangat penting bagi saya karena itu salah satu simbol kalau kita adalah orang Gowa karena salah satu kesenian di Gowa itu Angngaru kita bisa perkenalkan ke adik-adik kita supaya tidak melupakan budaya,” kata Adjie Bau dg. Sila.

Dg. Sila mendidik para anggota dengan mengajarkan semua item-item kebudayaan. Bahkan lebih hebatnya rata-rata anggota dari Komunitas Allasa’ itu dapat membawakan Aru atau orang Bugis-Makassar biasa menyebutnya dengan “Pangngaru”.

“Rata-rata yang di komunitas itu bisa angngaru karena setiap anggota itu diajarkan semua item-item kebudayaan. Seni yang dipelajari itu angngaru, ada macam-macam tari terus bermain musik juga. Pokoknya segala kesenian yang ada di Gowa sedikit-sedikit adik-adik bisa,” tegasnya.

Ia menambahkan komunitas yang didirikan ini memiliki keuntungan tersendiri baik dari segi materi maupun dari segi kepuasan batin. Menurutnya, dari materi mereka komersilkan budaya tersebut seperti ketika ada acara-acara penjemputan atau acara pengantin.

Sedangkan dari segi kepuasan batin, ia mengatakan ketika berhasil mendidik bibit-bibit baru untuk melestarikan budaya itu akan menjadi kepuasan batin bagi Adjie Bau dg. Sila.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com