Persiapan ketika seni budaya akan dipentaskan
Demikian juga dikatakan Pandi dg. Mangawing, salah satu anggota Komunitas Allasa’ ia mengatakan ada kepuasan tersendiri ketika membawakan aru dan seni musik lainnya ada rasa puas dan rasa syukur karena telah menjaga nilai-nilai adat dari seni yang ia mainkan.
“Berbicara tentang kepuasan batin sangat puas karena kita sangat bersyukur bahwasanya kita masih menjaga nilai-nilai yang ada dalam adat Angngaru dan seni budaya yang sudah diwariskan nenek moyang kita,” ungkap Pandi.
Ketika ditanya mengapa ia tertarik di bidang seni, ia mengatakan itu adalah bawaan lahir karena sejak kecil ia memang menyukai “warna-warna” seni.
Menurutnya seni itu mempunyai nilai tersendiri untuk setiap orang. Oleh karena itu menjaga nilai seni dari suatu tradisi adalah hal yang harus dilakukan generasi muda sekarang agar budaya dan tradisi lokal akan terus lestari.
Selain bidang musik yang dikuasai, ia juga mampu di bidang sastra seperti membawakan ‘Aru’, seperti yang kita tahu aru termasuk golongan sastra lama. Pandi sapaan akrab Daeng Mangawing mengatakan bermain seni mempunyai manfaat seperti adanya karakter yang dibentuk tersendiri oleh pelajaran-pelajaran yang sudah didapatnya melalui jalur seni.
Ia juga mengatakan selama porses latihan mempelajari seni seperti aru dan seni lainnya cukup memakan satu hingga dua bulan karena itu semua tergantung bakat dari setiap individu.
“Tergantung dengan bakatnya teman-teman, bakatnya adik-adik kalau kita berbicara tentang proses kadang juga ada yang satu bulan ada yang dua bulan karena penyatuannya, karena kita harus pahami dulu bahwasanya apa pesan-pesan yang ingin disampaikan misal oleh aru itu sendiri, makanya kita harus kembali menjiwai setiap makna-makna yang ada dalam seni yang kita bawa,” jelas Pandi.
Selain dari proses yang harus dipersiapkan dengan matang, ada hal lain yang jauh lebih harus matang yaitu persiapan. Menurut Pandi ketika seni akan dipersembahkan persiapan yang paling pertama itu mental, karena menurutnya ketika mental tidak siap maka bisa terjadi sebuah kegagalan dalam mempersembahkan seni yang dibawakan.
“Persiapan yang paling pertama menurut saya itu mental, harus siap mental karena ya kadang-kadang dalam sebuah persiapan memang ketika teman-teman mentalnya itu kurang” jelasnya.
“Bagus, kadang-kadang juga terjadi sebuah kegagalan dalam anggap saja ketika teman-teman membuat sebuah pegelaran ketika mentalnya teman-teman belum siap ya sering terjadi kegagalan jadi harus betul-betul mental itu sudah siap,” tegasnya.











