JENEPONTO—Hari Jadi Kabupaten Jeneponto ke 160 merupakan Hari Jadi Terakhir bagi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar – Paris Yasir.
“Hari Jadi ke 160 adalah Hari Jadi yang terakhir bagi kami berdua dengan Wakil Bupati memimpin pemerintahan di periode 2018 – 2023,” kata Iksan Iskandar, Ketua DPD II Golkar Jeneponto, Senin (1/5/2023), di Lapangan Parang Passamaturukang Bontosunggu, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu.
Ia menjelaskan, berbagai tantangan telah dihadapi, berbagai hambatan telah dilewati bersama di awal tahun 2018. “Kabupaten ini telah diperhadapkan dengan banjir bandang yang telah memakan korban jiwa dan melimpahkan sendi-sendi kehidupan masyarakat,” jelasnya.
“Tahun 2020 – 2021 wabah Covid melanda seluruh dunia yang membatasi gerak perekonomian masyarakat. Meskipun demikian, aktifitas perekonomian dalam rentan waktu 2018 – 2023 mencapai 4.23 persen pertahun, dalam kurun waktu 2018 mengalami capaian tinggi 6,29 persen di tahun 2019,” ungkap Bupati Jeneponto.
Iksan mengatakan, selama rentan waktu ini pertumbuhan perekonomian mengalami peningkatan berada di urutan ke 17 dari 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan.
Selain itu, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar mengungkapkan sejumlah capaian dalam segala sektor bidang pembangunan yang telah capain dalam kurun waktu pemerintahan Iksan- Paris.
Namun pun demikian, Hal ini diakui Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar belum maksimal dan meminta maaf kepada warga Jeneponto.
“Tentunya segala pencapaian ini belum maksimal, sementara yang kita harapkan. Karena itu kami menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan keterbatasan,” kata Iksan.
“Insya Allah akselerasi kolaborasi dan segala kebaikan yang telah kita lakukan bernilai ibadah disisi Allah SWT. Akhirnya kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Jeneponto,” terangnya. (*/4dv)














