PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Sering Mati Lampu, 10 Rumah di Jeneponto Ludes Terbakar Akibat Lilin • DKP Makassar Gelar Festival Pangan, 600 Paket Sembako Bersubsidi Disiapkan untuk Warga • Menaker Tugaskan Pengawas Kawal Kesepakatan Kecelakaan Kerja di Cikarang • Desa Mengirim Tenaga Kerja, Kota Menikmati Pertumbuhan • Dies Natalis ke-44 FKM Unhas Beri Pelatihan Kader Posyandu Maros • Karhutla Papua: Genosida Senyap terhadap Satwa Endemik • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Sering Mati Lampu, 10 Rumah di Jeneponto Ludes Terbakar Akibat Lilin • DKP Makassar Gelar Festival Pangan, 600 Paket Sembako Bersubsidi Disiapkan untuk Warga • Menaker Tugaskan Pengawas Kawal Kesepakatan Kecelakaan Kerja di Cikarang • Desa Mengirim Tenaga Kerja, Kota Menikmati Pertumbuhan • Dies Natalis ke-44 FKM Unhas Beri Pelatihan Kader Posyandu Maros • Karhutla Papua: Genosida Senyap terhadap Satwa Endemik •
Media Kampus

Joki Tugas, Jalan Pintas Yang Mengancam Integritas

886
×

Joki Tugas, Jalan Pintas Yang Mengancam Integritas

Sebarkan artikel ini
Joki Tugas, Jalan Pintas Yang Mengancam Integritas
ILUSTRASI

GOWA—Sebagai mahasiswa (i) yang menempuh pendidikan tentu tidak terlepas dengan adanya tugas dari dosen. Tugas tersebut diberikan kepada mahasiswa sebagai bahan latihan atau evaluasi diri mengenai materi yang telah diajarkan. Tugas yang diberikan baik sedikit ataupun banyak sudah menjadi tanggung jawab mahasiswa untuk menyelesaikannya.

Namun saat ini banyaknya keluhan akibat banyaknya tugas membuat beberapa mahasiswa memilih jalan pintas agar tugas mereka selesai dengan menggunakan ‘jasa joki tugas”.

Maraknya joki tugas saat ini yang menawarkan jasanya lewat media sosial seperti Instagram dan twitter, dengan harga yang ramah di kantong membuat banyak yang tertarik, karena alasan agar tugas lebih cepat selesai dan praktis.

Tidak terkecuali di Kawasan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) yang beberapa mahasiswanya masih menggunakan jasa joki tugas.

Walaupun memudahkan untuk penyeesaian tugas, tetapi hal tersebut sangat meresahkan karena jika sampai terus-menerus melakukan joki tugas akan membuat mahasiswa malas dan tidak memahami betul materi perkuliahan yang diberikan oleh dosen pengajar.

Joki tugas ini sudah menjadi rahasia umum di kalangan mahasiswa bahkan sudah dianggap hal yang lumrah, namun hal tersebut adalah sebuah kesalahan.

Syarah salah satu mahasiswi UINAM memberikan tanggapan terkait fenomena joki tugas yang saat ini sedang marak, bahwa adanya jasa joki tugas yang ditawarkan mahasiswa tidak bisa menjadi hal yang diwajarkan karena lebih banyak sisi negatifnya dan berharap agar hal seperti ini bisa hilang dari lingkup mahasiswa.

“Menurut saya adanya jasa joki tugas yang ramai di kalangan mahasiswa khususnya di UINAM merupakan hal tidak baik apalagi sampai diwajarkan karena memiliki lebih banyak sisi negatifnya seperti mahasiswa yang menggampangkan tugas karena bisa dijoki yang buat mereka jadi malas kerja sendiri”

“Tugas-tugas yang selesai bukan hasil dari pemahaman sendiri/tidak orisinil, padahal sudah datang ikut perkuliahan dan dosen juga sudah memberi pengajaran. Setahu saya juga saat ini pemerintah sudah mengeluarkan pengumuman terkait pelarangan adanya joki tugas sampai ada denda untuk pelaku, jadi semoga hal-hal seperti ini bisa secepatnya dihentikan,” tuturnya, Selasa (31/10/2023).

Dia juga menambahkan bahwa sebagai pelajar yang baik dan cerdas untuk mengusahakan kerja tugas sendiri sesuai kemampuannya tanpa melibatkan jasa joki tugas. Karena sudah tanggung jawab kita selama menempuh pendidikan untuk memenuhi segala keperluan perkuliahan, salah satunya tugas yang diberikan dan semoga mahasiswa bisa menyelesaikan pendidikannya dengan cepat dan baik. (*)

 

Citizen Reporter
Aisyah Syahrani
(Mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com