Kabappelitbangda Sulsel Bantah Kas Daerah Kosong
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Sulsel, Junaedi membantah Kas keuangan daerah kosong sehingga tidak bisa membayar rekanan yang mengerjakan proyek fisik maupun pengadaan barang di Pemerintah Provinsi Sulsel.

MAKASSAR—Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Sulsel, Junaedi membantah Kas keuangan daerah kosong sehingga tidak bisa membayar rekanan yang mengerjakan proyek fisik maupun pengadaan barang di Pemerintah Provinsi Sulsel.

Kepala Bappelitbangda Sulsel Junaedi, mengaku hingga 31 Desember 2020 Pemprov Sulsel memiliki kas yang cukup besar sekitar Rp285 miliar lebih.

“Kita mempunyai kas yang cukup besar sekitar Rp285 Miliar lebih, untuk penyelesaian pembayaran kontraktor. Jadi salah itu bila dikatakan tidak ada uang,” ungkapnya, Selasa (12/1/2021).

Ia menyebutkan Saldo Kas Tahun 2020 lalu adalah yang paling besar selama lima tahun terakhir.

“Saldo kas 2020 adalah saldo terbesar selama 5 tahun terakhir,” sebutnya.

Junaedi juga menjelaskan keterlambatan pembayaran terhadap kontraktor dikarenakan lambatnya para kontraktor mengajukan pembayaran.

“Saya mau tau, kapan kontraktor ajukan pembayaran, karena yang mengajukan paling lambat tanggal 10 kita sudah bayar semua ini karena banyak libur diakhir tahun

Mantan Kepala BPKAD sulsel ini Menambahkan akan segera menyelesaikan pembayaran terhadap sejumlah rekanan.

“Tolong rekanan yang belum dibayarkan,agar segera menyampaikan, teman-teman BPKAD akan proses secepat mungkin,” pungkasnya. (*)