PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩 Segenap keluarga besar Mediasulsel.com mengucapkan Selamat Memperingati 81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. 🇮🇩 Mari menjaga persatuan, menumbuhkan semangat kebangsaan, dan bersama mewujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Merdeka! 🇮🇩🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Pasangan Suami Istri dari Sigi Sulteng, Touring Vespa ke Muktamar V Wahdah Islamiyah di JakartaDinas Ketahanan Pangan Makassar Uji Sampel Pangan di Pasar TerongMRP Fun Run 2026 Sold Out, 1.300 Peserta Siap Ramaikan JenepontoPetani Laoli Ketuk Pintu Kedatuan Luwu, Sosiolog: Ada Kebuntuan Struktural dalam Konflik AgrariaKapolda Sulsel Pimpin Apel Silaturahmi Kamtibmas 2026, 1.425 Personel Gabungan DikerahkanEmpat Program KKN 79 UINAM Posko 09 Dipaparkan di TakalarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩 Segenap keluarga besar Mediasulsel.com mengucapkan Selamat Memperingati 81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. 🇮🇩 Mari menjaga persatuan, menumbuhkan semangat kebangsaan, dan bersama mewujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Merdeka! 🇮🇩🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Pasangan Suami Istri dari Sigi Sulteng, Touring Vespa ke Muktamar V Wahdah Islamiyah di JakartaDinas Ketahanan Pangan Makassar Uji Sampel Pangan di Pasar TerongMRP Fun Run 2026 Sold Out, 1.300 Peserta Siap Ramaikan JenepontoPetani Laoli Ketuk Pintu Kedatuan Luwu, Sosiolog: Ada Kebuntuan Struktural dalam Konflik AgrariaKapolda Sulsel Pimpin Apel Silaturahmi Kamtibmas 2026, 1.425 Personel Gabungan DikerahkanEmpat Program KKN 79 UINAM Posko 09 Dipaparkan di Takalar
Sulsel

Kadisdukcapil Sulsel Sebut Hingga Saat Ini Tidak Ada Kebocoran Data Kependudukan

1708
×

Kadisdukcapil Sulsel Sebut Hingga Saat Ini Tidak Ada Kebocoran Data Kependudukan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Sulsel Sukarniaty Kondolele
Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Sulsel Sukarniaty Kondolele.

MAKASSAR—Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Sulsel Sukarniaty Kondolele mengatakan hingga saat ini tidak ada kebocoran data kependudukan.

“Kalau di Sulsel untuk sementara tidak ada, Kalau nasional kan itu ada. Sebenarnya sepanjang kita mengacu aturan data kependudukan maka kebocoran data kependudukan tidak akan terjadi,” tutur Sukarniaty Kondolele saat ditemui di kantor Gubernur Sulsel.

Ia menjelaskan setiap pemanfaatan data kependudukan dengan lembaga atau OPD harus diawali dengan perjanjian kerjasama (PKS)

“Pemanfaatan data kependudukan di bungkus dengan PKS antara Dukcapil dengan lembaga yang ingin bekerja sama misalnya, OPD kominfo, ini semua harus ada persyaratan yang harus dipenuhi yang diatur dalam Permendagri 102.

“Misalnya persyaratan yang harus dipenuhi harus jelas siapa operator yang menanganinya. Sehingga kalau ada kebocoran data kita tahu siapa harus bertanggung jawab,” ujarnya.

Ditambahkan, sepanjang memenuhi persyaratan maka lembaga atau OPD bisa memanfaatkan data kependudukan.

“Kalau tidak memenuhi maka tidak bisa, Sekarang sudah banyak yang sangat merasakan kerjasama ini seperti Bapenda, Disdik dan beberapa OPD lain,” pungkasnya.

Ia berharap makin banyak lembaga dan OPD yang memanfaatkan data kependudukan. Hanya saja mungkin ada yang menganggap data kependudukan masih kurang penting,

“Padahal semua pelayanan publik dasarnya data kependudukan, setiap pelayanan dasar, kita menjadi dasar, kita lebih mendasar,” pungkas. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com