PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
Makassar

Kadishub Sulsel akan Tuntaskan Persoalan “Pak Ogah” dari Hulu hingga Hilir

714
×

Kadishub Sulsel akan Tuntaskan Persoalan “Pak Ogah” dari Hulu hingga Hilir

Sebarkan artikel ini
Massif Gelar Razia, Tim Terpadu Jaring 14 Pak Ogah
Tim terpadu penertiban Pak Ogah massif melakukan penertiban atau razia. Hampir setiap pekan, tim yang terdiri dari Satpol dan Dinas Perhubungan Sulsel, yang disokong penuh oleh DEN POM XIV Hasanuddin turun ke jalan untuk menertibkan para pengatur lalu lintas ilegal tersebut, Senin (22/3/2021).

MAKASSAR—Pemerintah provinsi sulsel melalui Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel terus melakukan langkah dalam menyelesaikan persoalan pengatur lalu lintas ilegal atau ‘pak ogah’.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Arafah mengaku telah melakukan rapat koordinasi bersama semua pihak terkait untuk menuntaskan persoalan ‘Pak Ogah’.

“Saya sudah melakukan Rakor bersama pihak terkait untuk menuntaskan persoalan “Pak Ogah” dan tadi semua sudah dibahas dan dibagi tugas dan peran masing-masing,” ungkapnya, Jumat (26/3/2021).

Ia menjelaskan untuk dinas sosial akan berperan melakukan pembinaan setiap pak ogah yang berhasil dijaring.

“Tadi dibahas peran masing-masing, seperti Dinas sosial sulsel kan ada tempatnya, jadi mereka melakukan pembinaan semua pak ogah yang berhasil dijaring dilapangan, kemudian satpol pp bersama kita tetap melakukan penertiban dilapangan serta lainnya sehingga tuntas dari hulu ke hilir,” jelasnya.

Muhammad Arafah juga mengatakan, permasalahan munculnya pengatur lalu lintas ilegal disebabkan berbagai hal.

“Permasalahan munculnya pak ogah oga disebabkan beberapa hal yaitu, kurangnya lapangan pekerjaan, keberadaan u-turn atau putaran balik menjadi peluang mencari uang oleh pak oga, ketidaksadaran masyarakat akibat memberi uang, banyaknya pak ogah yang ditertibkan kemudian muncul kembali, belum adanya wadah untuk membina dan memberdayakan pak ogah,” ungkapnya.

Ia menambahkan berbagai upaya telah dilakukan dalam menekan jumlah pak ogah salah satunya penutupan u-turn.

“Upaya yang sudah dilakukan dalam penanganan pak ogah seperti penempatan petugas pada lokasi u-turn, penutupan 16 u-turn dari 64 u-turn yg ada di ruas jalan kota makassar, edukasi dan sosialisasi serta penertiban pak ogah sendiri,” tambahnya.

“Hasil Penertiban Pak ogah yang dilakukan dari tanggal 9-23 Maret saja telah berhasil menjaring sebanyak 56 orang, yang berada di Jl. Alauddin, Jl. AP Pettarani, Jl. Urip Sumoharjo, dan Jl. Perintis Kemerdekaan,” tutupnya . (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com