2874 Warga Maros Telah Vaksin Covid 19 di 9 Lokasi Hari Ini
Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal Gedung Promoter Polres Maros, Sabtu (26/6/2021).

MAROS—Polres Maros membantu mempercepat program vaksinasi Covid-19 secara massal yang diadakan secara bertahap di bulan juli mendatang melalui PKM dan polsek di setiap wilayah di Kabupaten Maros. Adapun sejauh ini, total vaksin yang sudah disuntikkan mencapai sekitar 2.874 untuk dosis pertama.

“Vaksinasi ini dilaksanakan gratis di beberapa wilayah dengan kuota tertentu. Jadwal yang telah ditentukan akan dilakukan setiap hari bahwan di hari libur (minggu),” ujar Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon SIK, SH, Senin (28/6/2021).

Dia menerangkan, vaksinasi itu nantinya dilaksanakan berkesinambungan yang terjadwal di setiap PKM wilayah masing masing, dan tidak hanya dihari kerja tetapi, minggu pertama sampai minggu ke empat juga dijadwalkan untuk melakukan vaksinasi. Rencananya kuota per Puskesmas mencapai sekitar 200 vaksinasi per hari.

Adapun sasaran vaksinasi itu masyarakat yang sudah memiliki KTP, tidak terjangkit Covid-19, sehat, dan tidak memiliki penyakit bawaan diantaranya tekanan darah tinggi dan diabetes.

“Ketika vaksin berjalan cepat berada dalam satu periode, kita semua sehat nanti kita bisa hidup normal kembali walau dengan protokol kesehatan dan aktivitas ekonomi bisa berjalan lancar kembali. Untuk itu kami harap masyarakat berperan aktif berpartisipasi ikut vaksinasi,” tuturnya.

Dia menambahkan, Polres Maros juga bekerjasama dengan RSUD Salewangan membuka pelayanan vaksinasi setiap hari Senin, Kamis dan Jumat. Untuk hari Selasa dan Rabu, RSUD Salewangan dibantu Polres Maros dan Kodim Maros akan mobile ke titik titik kumpulan massa untuk melakukan vaksinasi.

Selain itu, vaksinasi dilakukan juga oleh TNI AU yang dilaksakan setiap hari dengan mengambil tempat di Bandara Sultan Hasanuddin.

“Untuk itu saya mengimbau kepada segenap masyarakat Kabupaten Maros agar ikut mensukseskan vaksinasi massal sehingga dalam waktu yang sesingkat singkatnya agar seluruh masyarakat mendapatkan vaksinasi dan tercipta herd immunity,” tutup AKBP Musa. (*)