Beranda Β» Makassar Β» Karantina Tahfidz Ramadhan SIT Al-Biruni Berlangsung 9 Hari
Makassar

Karantina Tahfidz Ramadhan SIT Al-Biruni Berlangsung 9 Hari

MAKASSAR – Masih dalam rangkaian kegiatan Festival Ramadhan 2017, SIT Al-Biruni kembali menggelar kegiatan Karantina Tahfidz Ramadhan 1438 Hijirah, kegiatan yang berlangsung mulai 4-12 Juni ini, dipusatkan di Kampus SIT Al-Biruni Jalan Jipang.

Kegiatan ini di ikuti sekitar 60 siswa-siswi SIT Al-Biruni mulai dari jenjang akademik SD, SMP, hingga SMA, dimana selama masa kegiatan seluruh amaliah Ramadhan dari peserta akan dilaksanakan di area karantina.

Penanggung Jawab kegiatan karantina Tahfidz Ramadhan SIT Al-Biruni menjelaskan, kegiatan ini adalah menanamkan nilai nilai Islam secara konfrehensif kepada para peserta didik dan upaya penambahan hafalan hingga 1 Juz.

“Saya berharapannya nanti setelah melewati kegiatan ini para peserta dapat menambah hafalannya dan dapat membaca Alquran dengan tartil,” jelas Muhammad Irham Ahmad dalam siaran pers kepada Mediasulsel.com, Senin (5/6/2017).

Karantina Tahfidz Ramadhan merupakan salah satu item kegiatan dalam program Festival Ramadhan yang diselenggarakan oleh sekolah Islam terpadu Al-Biruni, yang mana dalam didalamnya selain kegiatan ini,

Selain itu diisi juga kegiatan Kado Ramadhan dan pasar murah yang akan dilaksanakan bersamaan pada 12 Juni 2017, program Ta’jil on the road pada 13 Juni 2017, kemudian acara wisuda untuk siswa Al-Biruni pada jenjang pendidikan TK hingga SMA pada 16 Juni 2017, dan acara ditutup dengan penerimaan rapor semester genap yang dirangkaikan dengan Buka Puasa Akbar 18 Juni 2017.

Sementara Direktur Akademik SIT Al-Biruni Muhammad Arafah Kube mengungkapkan, program karantina Tahfidz ini sebagai bentuk komitmen kami untuk memberikan berbagai sarana dalam rangka penguatan akidah Islam terutama dibulan suci ramadhan ini,

“Dengan mengikuti acara ini, nantinya para siswa akan dibimbing untuk bisa menambah hafalan mereka, sehingga benar benar selama masa libur ini dapat dimanfaatkan untuk amaliah Ramadhan yang lebih positif,” terang Direktur Akademik SIT Al-Biruni Muhammad Arafah Kube. (*/shar)