PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
MakassarNews

Kemeriahan Makassar International Eight Festival and Forum

487
×

Kemeriahan Makassar International Eight Festival and Forum

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Makassar International Eight Festival and Forum yang berlangsung di Anjungan Pantai Losari, resmi dibuka Kamis malam (8/9/2016).

Pembukaan ditandai dengan musik tradisional pui-pui oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo bersama Walikota Makassar Danny Pomanto.

Suasana gemerlap cahaya warna warni kembang api dilangit pantai losari yang menambah glamornya event tersebut.

Event berskala internasional menampilkan budaya asli Makassar, dari tari hingga pelukis tanah liat, Zainal Beta hanya ada di Makassar.

Mereka menyatu dalam satu panggung, pengunjung juga di hibur dengan nyanyian khas dari beberapa etnis yang ada di Sulawesi Selatan yang dibawakan oleh penyanyi Makassar.

Tidak sampai disitu, kemeriahan berlanjut dengan penampilan Tari Pepe Ri Makka yang merupakan Budaya Asli Makassar.

Tari yang mengandung unsur magic ini dalam adat masyarakat Makassar yang pada umumnya disajikan di acara-acara besar.

Dilanjutkan dengan penampilan paduan suara dari 200 siswi se-Kota Makassar menggunakan kecapi yang merupakan alat musik tradisional sulsel.

Dihadapan tamu undangan, 200 siswi se-Kota Makassar memperkenalkan lagu tradisional Angin Mammiri dan mengajak ‘Ayo Ke Makassar’ (aks/shar)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com