PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya • El Nino Mengintai hingga 2027, Penyuluh Kehutanan Sulsel Didorong Bergerak Cegah Karhutla • Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kursi Delegasi Puluhan Negara Mendadak Kosong • Pakar Hukum Sebut Dugaan Pungutan Gau Maraja di Bontocani Bisa Masuk Pungli • Husniah Tersangka, Wakil Bupati Gowa Berpeluang Ambil Alih Pemerintahan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya • El Nino Mengintai hingga 2027, Penyuluh Kehutanan Sulsel Didorong Bergerak Cegah Karhutla • Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kursi Delegasi Puluhan Negara Mendadak Kosong • Pakar Hukum Sebut Dugaan Pungutan Gau Maraja di Bontocani Bisa Masuk Pungli • Husniah Tersangka, Wakil Bupati Gowa Berpeluang Ambil Alih Pemerintahan •
Biro Humas Pemprov SulselMakassar

Kepala DPM-PTSP Mencatat Realisasi investasi di Sulsel Lampaui Target

583
×

Kepala DPM-PTSP Mencatat Realisasi investasi di Sulsel Lampaui Target

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulsel, Jayadi Nas
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulsel, Jayadi Nas

MAKASSAR—Realisasi investasi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) triwulan III terus mengalami peningkatan dan didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp6,501 triliun, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp2,103 triliun. Pada triwulan III DPM-PTSP mencatat telah melampaui target investasi di Sulsel.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulsel, Jayadi Nas menyebutkan ada beberapa faktor yang menyebabkan PMDN mengalami peningkatan PMA.

Pertama, DPM-PTSP Sulsel terus melakukan pengawalan investasi serta memfasilitasi berbagai hambatan yang dihadapi perusahaan melalui forum diskusi antara perusahaan dengan OPD dan lembaga serta tokoh masyarakat pada lingkup sosial.

“Suatu kesyukuran PMDN kita lebih tinggi dibandingkan PMA dan yang kedua adalah pada triwulan III target investasi di Sulsel Rp8,604 triliun. Jumlah ini sudah melampaui target yang ditetapkan yakni sebesar Rp7 triliun,” ujar Jayadi Nas di Kantor DPM-PTSP Sulsel, Rabu (4/11/2020).

Ia juga mengatakan untuk meningkatkan terus realisasi investasi di Sulsel. DPM-PTSP dalam hal ini Bidang Pelaksanaan Penanaman Modal terus aktif dan responsif dalam melakukan pemantauan dan pengawasan baik secara Luring maupun daring meskipun ditengah pandemi Covid-19.

“Tak hanya itu, kita juga melakukan pembinaan terhadap perusahaan yang belum melakukan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) melalui sosialisasi, Bimtek baik secara Luring maupun daring,” tandas.

Lebih jauh Jaya Nas mengatakan agar Sulsel betul-betul mampu menjadi wilayah ramah terhadap investasi. Pemprov Sulsel melalui DPM-PTSP yakni memberikan kepastian kepada pengusaha. Hal ini dilakukan ditengah pandemi Covid-19, yang paling utama dibutuhkan pengusaha adalah kepastian dari Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Kepastian ini berupa bagaimana Provinsi Sulsel memberikan keyakinan kepada pengusaha bahwa berinvestasi di Sulsel itu ramah dengan memberikan kemudahan dalam pelaksanaan investasi,” ucap Jayadi. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com