Pengelolaannya diberikan pada negara, namun hasil pemanfaatannya diberikan kepada masyarakat secara utuh untuk dinikmati secara bersama demi kemakmuran bersama pula. Dimanifestasikan berupa penyediaan kebutuhan pokok dan layanan dengan harga murah bahkan gratis dan mudah.
Karenanya, negara tidak boleh menjual aset yang menjadi kepemilikan umum. Islam melarang keras melakukan praktek privatisasi BUMN atau sektor publik oleh siapa saja bahkan penguasa sekalipun.
Oleh sebab itu, Nabi Saw. pernah menarik kembali tambang garam yang beliau berikan kepada Abyad bin Hammal setelah beliau mengetahui depositnya melimpah-ruah bagaikan air mengalir (HR. Abu Dawud).
Hadist ini mengisyaratkan bahwa tambang yang depositnya melimpah ruah tidak boleh dimiliki secara pribadi. Sebab syariah telah menetapkan tambang merupakan milik bersama.
Cakupan tambang berlaku umum, semua jenis tambang (emas, perak, uranium dsb) yang jumlahnya banyak, semua itu adalah milik seluruh rakyat.
Dengan mengelola kepemilikan umum saja, jika diatur oleh syariah maka sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan rakyat secara menyeluruh. Rakyat tidak perlu khawatir dengan himpitan ekonomi yang tak berkesudahan ini. Negara kita sangat kaya akan sumber daya alam yang beraneka ragam.
Namun, sayangnya tak kunjung mensejahterakan rakyat. Rakyat sangat membutuhkan sosok penguasa yang hanya takut kepada Allah SWT. Yang menerapkan sistem yang baik berdasarkan qur’an dan sunnah di kancah kehidupan bernegara dan berbangsa.
Dengan demikian, kesejahteraan hakiki bukan hanya mimpi. Namun, dapat terwujud dalam kehidupan nyata penuh keberkahan.
Allah SWT berfirman, “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Al-A’raf: 96).
Wallahu a’lam bish-shawwab
Penulis: Nurmia Yasin Limpo, S.S (Pemerhati Sosial Masyarakat)
***
Disclaimer: Setiap opini/artikel/informasi/ maupun berupa teks, gambar, suara, video dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Mediasulsel.com.













