Memuat Ramadhan...
BMKG
Memuat data BMKG...
LIVE
Sulteng

Kotoran Sapi Jadi Berkah: Inisiatif Pertamina Patra Niaga Ubah Limbah Jadi Pupuk Organik di Poso

355
×

Kotoran Sapi Jadi Berkah: Inisiatif Pertamina Patra Niaga Ubah Limbah Jadi Pupuk Organik di Poso

Sebarkan artikel ini
Kotoran Sapi Jadi Berkah: Inisiatif Pertamina Patra Niaga Ubah Limbah Jadi Pupuk Organik di Poso
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, melalui Fuel Terminal Poso, menunjukkan komitmennya terhadap pertanian berkelanjutan dengan menggagas program inovatif pemanfaatan kotoran sapi menjadi pupuk organik di Desa Lanto Jaya, Poso Pesisir. Inisiatif ini diwujudkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan peternak lokal, akademisi, dan pemerintah desa pada Minggu (9/1).

POSO—PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, melalui Fuel Terminal Poso, menunjukkan komitmennya terhadap pertanian berkelanjutan dengan menggagas program inovatif pemanfaatan kotoran sapi menjadi pupuk organik di Desa Lanto Jaya, Poso Pesisir. Inisiatif ini diwujudkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan peternak lokal, akademisi, dan pemerintah desa pada Minggu (9/1).

Fuel Terminal Manager Poso, Muhammad Suheri Sastri, menjelaskan bahwa pemilihan Desa Lanto Jaya didasari oleh potensi besar peternakan sapi di wilayah tersebut.

“Desa Lanto Jaya memiliki sumber daya ternak sapi yang melimpah, namun belum ada pengelolaan limbah kotoran sapi. Kami melihat ini sebagai peluang untuk mengajak peternak memanfaatkan limbah tersebut menjadi pupuk organik,” ujarnya.

Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan pelatihan tentang pengomposan kotoran sapi, tetapi juga membentuk kelompok binaan “Lanto Jaya Berkah Farm” sebagai ujung tombak pelaksana.

Pertamina Patra Niaga juga memberikan bantuan awal berupa sarana dan fasilitas pengolahan kompos, serta akan terus mendampingi peternak melalui pelatihan rutin bekerja sama dengan akademisi dan Dinas Pertanian Kabupaten Poso.

Pupuk organik yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi solusi ramah lingkungan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Salah satu peternak yang terlibat dalam program ini, Bondan Sudarmanto, mengungkapkan harapannya, “Kami sangat terbantu dengan program ini. Selain mengurangi limbah ternak, hasil penjualan pupuk organik semoga dapat menambah pendapatan keluarga kami.”

Area Manager Communication, Relation, & CSR Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan komitmen Pertamina terhadap *Sustainable Development Goals* (SDGs), khususnya di bidang pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan.

“Kami berharap inisiatif ini dapat meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus mendorong praktik pertanian yang lebih berkelanjutan,” katanya.

Dengan adanya program ini, diharapkan Desa Lanto Jaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan limbah ternak dan pengembangan pertanian organik. Pertamina Patra Niaga terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan melalui berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan. (*)

Konten dilindungi Β© Mediasulsel.com
Γ—