GOWA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 113 Universitas Hasanuddin (Unhas) telah menyelesaikan proyek pembuatan papan petunjuk dan papan penamaan tanaman di Pondok Pesantren Agrowisata Tahfidzul Qur’an Insan Cendekia, Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, pada Sabtu (1/2/2025).
Inisiatif ini bertujuan untuk mempermudah pengunjung dalam menemukan arah serta mengenali berbagai jenis tanaman yang tumbuh di kawasan pesantren. Selain itu, proyek ini diharapkan dapat memperkuat identitas agrowisata pesantren dan meningkatkan pengalaman edukatif bagi para pengunjung.
Penanggung jawab kegiatan, Aditya Satrio Putra Lomo, yang juga merupakan mahasiswa Ilmu Ekonomi Unhas, menjelaskan bahwa proses persiapan dan pembuatan papan petunjuk serta papan nama tanaman berlangsung selama dua pekan.
“Kami memulai dengan persiapan alat dan bahan, lalu melanjutkan ke proses pemotongan dan penghalusan kayu, pengecatan papan serta balok kayu, hingga penulisan nama dan informasi tanaman menggunakan pilox. Tahap akhir adalah pemasangan papan di lokasi yang telah ditentukan,” ungkap Aditya.
Namun, pelaksanaan proyek ini tidak berjalan tanpa hambatan. Hujan yang sering turun menjadi tantangan utama, menyebabkan beberapa tahapan pekerjaan tertunda. “Meskipun terkendala cuaca, kami tetap berkomitmen menyelesaikan proyek ini dengan hasil terbaik,” tambahnya.
Menariknya, penamaan tanaman di pesantren ini tidak hanya menggunakan bahasa Indonesia, tetapi juga mencantumkan nama dalam bahasa Latin dan Arab. Hal ini bertujuan untuk memperkaya wawasan pengunjung serta memberikan pengalaman edukatif yang lebih luas.
Upaya mahasiswa KKN-T ini mendapat apresiasi dari pihak pesantren. Dengan adanya papan petunjuk dan papan nama tanaman, diharapkan Pondok Pesantren Agrowisata Tahfidzul Qur’an Insan Cendekia semakin berkembang sebagai destinasi wisata edukatif berbasis lingkungan.
Tak hanya bermanfaat bagi pesantren, proyek ini juga menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa KKN-T dalam menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari di kampus serta berkontribusi langsung kepada masyarakat. (Cj/Ag4ys)
Citizen Journalism: Adinda Nur Haida (Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Unhas)

















