Beranda » News » Mendagri : Rentan Jadi Sasaran, Polri Harus diberi Perhatian Khusus
News

Mendagri : Rentan Jadi Sasaran, Polri Harus diberi Perhatian Khusus

JAKARTA – Posisi kepolisian RI atau Polri sebagai ujung tombak ketertiban dan keamanan, perlu disorot. Utamanya ketika ada anggota yang menjadi korban saat bertugas.

“Harus dipikirkan penghargaan negara kepada petugas Polri yang sedang bertugas, kena serangan teror atau tindak pidana lain,” kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melalui pesan singkat, Minggu (28/5)

Pernyataan Tjahjo berkaitan dengan serangan bom bunuh diri di Halte Transjakarta Kampung Melayu, Jakarta Timur. Sebanyak tiga personel Polri gugur saat bertugas.

Bisa dibayangkan bagaimana beratnya pekerjaan polisi. Sebagai pihak yang harus memastikan keamanan dan ketertiban, kata Tjahjo, mereka juga harus siap kehilangan nyawa.

Selain penghargaan, harus ada regulasi yang mencegah orang berani macam-macam kepada polisi.

Tjahjo menyebut hal itu telah diterapkan di negara lain untuk melindungi penegak hukum. Sehingga siapapun akan berpikir dua kali atau lebih, jika ingin mencelakai personel polisi.

“Perlindungan kepada anggota Polri yang sedang bertugas dan Markas Komando apabila diserang dalam bentuk ancaman pidana yang berat dalam Undang-undang,” ucap Tjahjo.

Sekadar mengingatkan, dua ledakan terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu 24 Mei 2017 malam. Dua ledakan itu dilakukan oleh dua terduga pelaku yang juga tewas dalam ledakan bom bunuh diri tersebut. (*/4ld)