Menyapu Serbuk Putih Dalam Tubuh Polri

Menyapu Serbuk Putih Dalam Tubuh Polri
Vindy W. Maramis, S.S (Penulis dan Kontributor Opini Islam)

Bila institusi penegak hukum tertinggi saja sudah tak mampu menjadi contoh untuk komitmen memberantas narkoba, lalu harapan apa yang harus digantungkan dari masyarakat?

Inilah ironi dari penerapan sistem kapitalisme di negeri ini. Sistem yang kaidah dasarnya adalah materi, untung dan rugi, tanpa mempertimbangkan aspek halal dan haram.

Dalam kapitalisme segala sesuatu diniscayakan untuk meraih utilitas tanpa batas. Pantas saja masalah narkoba di negeri ini tak kunjung habis, justru semakin marak.

Bila dilihat dari kacamata Islam, sudah jelas bahwa narkoba adalah benda haram baik untuk dikonsumsi (tanpa urgensi medis) ataupun untuk diperjualbelikan.

Dalam hadis dikatakan, “Rasulullah melarang dari segala yang memabukkan dan mufattir (yang membuat lemah).” (HR. Abu Daud dan Ahmad)

Berita Lainnya

Dan dalam jadi lain dikatakan, “Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh memberi bahaya (mudharat) kepada orang lain”. (HR. Ahmad, Ibnu Majah).

Setidaknya, Islam memiliki sistem yang komprehensif yang mencakup pengaturan kehidupan manusia, baik secara pribadi, bermasyarakat sampai bernegara.

Dalam menyelesaikan persoalan narkoba, maka yang paling berperan penting adalah negara, maka dalam hal ini diperlukan negara yang memang memahami hukum-hukum Al Qur’an dan As-Sunnah serta menerapkannya dalam sistem pemerintahan.

Lihat Juga:  Keterwakilan Jatah 30% Perempuan, Apakah Sudah Mewakili?

Berita terkait