Advertisement - Scroll ke atas
Opini

Mudik, Idul Fitri dan Tuntutan Pemulihan Ekonomi

13103
×

Mudik, Idul Fitri dan Tuntutan Pemulihan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Mudik, Idul Fitri dan Tuntutan Pemulihan Ekonomi
Haris Zaky Mubarak, MA (Direktur Jaringan Studi Indonesia)

Analisa Kebijakan

Tapi apakah skenario pemerintah dalam memberi daya ungkit peningkatan konsumsi melalui larangan mudik akan memberi dampak yang efektif bagi pemulihan kesehatan dan ekonomi masyarakat?.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Jika kita mau mendekonstruksi nalar kebijakan pemerintah saat ini, adanya larangan mudik sesungguhnya juga membuat potensi lapangan usaha di daerah pedesaan menjadi menurun.

Bagaimana tidak, kebijakan larangan mudik jelas berdampak pada penurunan pendapatan sektor transportasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di desa atau Kabupaten yang menjadi kampung halaman.

Akan ada dampak multidimensi besar yang mempengaruhi serapan pendapatan ekonomi masyarakat desa.

Seperti halnya pendapatan para sopir transportasi umum, kedai rumah makan yang biasanya laris manis didatangi para pemudik dan toko pusat oleh-oleh yang menjadi langganan cinderamata untuk dibawa pemudik saat pulang mudik.

Beberapa sektor lainnya seperti jasa servis mobil, motor dan bengkel juga turut kena imbas karena adanya larangan mudik yang membuat semakin sepinya usaha mereka.

error: Content is protected !!