Pemprov Kaltara Jalin Kerjasama dengan Universitas Patria Artha
Universitas Patria Artha (UPA) Makassar menjalin kerjasama dengan Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) dalam pengelolaan keuangan daerah. Kerjasama ini ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) yang berlangsung di Kampus UPA Makassar, Jumat (24/09/2021).

MAKASSAR—Universitas Patria Artha (UPA) Makassar menjalin kerjasama dengan Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) dalam pengelolaan keuangan daerah. Kerjasama ini ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) yang berlangsung di Kampus UPA Makassar, Jumat (24/09/2021).

Rektor UPA Makassar Bastian Lubis mengatakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) untuk mengawal penggunaan Anggaran merupakan tindak lanjut dari MoU yang sempat dilakukan oleh Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang, pada Jumat (19/03/2021) lalu.

“Sebagai tindak lanjut daripada kerjasama universitas Patria Artha dengan provinsi Kalimantan Utara yang sebelumnya ditandatangani oleh pak gubernur ya, sekarang PKS dengan kepala Bappeda Kalimantan Utara,” ucapnya.

Bastian Lubis mengatakan Pemprov Kaltara memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat besar serta ditunjang dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai, sehingga penggunaan anggaran baik APBD mau pun APBN dapat dilakukan dengan baik untuk meningkatkan PAD Pemprov Kaltara.

Apalagi, Lanjut Bastian, dengan ditunjuknya Kalimantan Timur sebagai Ibukota Negara memungkinkan Provinsi Kalimantan Utara menjadi salah satu provinsi penyangga dalam berbagai sektor.

“Di samping itu menjadi penunjang ibu kota negara Indonesia ke depan, jadi UPA telah berada di sana 3 bulan lalu bekerjasama untuk membuat RPJMD ke depan,” ungkapnya

Bastian menambahkan, saat ini pihaknya bersama Pemprov Kaltara tengah merumuskan langkah-langkah untuk merealisasikan visi misi Gubernur Kaltara.

“Jadi kedepannya nanti bagaimana peningkatan memajukan visi misi gubernur yang dilakukan saat ini, sehingga kedepannya Kalimantan Utara ini bisa masuk 10 besar provinsi terbaik di Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda dan Litbang Provinsi Kalimantan Utara Rusdianto mengaku sangat membutuhkan dorongan serta bantuan dari UPA Makassar dalam hal peningkatan pelayanan birokrasi dan tata kelola pemerintahan.

“Dan kami menilai kami sangat membutuhkan bantuan dari UPA dalam rangka bagaimana meningkatkan kapasitas birokrasi untuk mendorong tata kelola pemerintahan,” ucapnya.

Ia mengatakan, kerja Sama tersebut membuka peluang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemprov Kaltara dua kali lipat dari yang sebelumnya.

“PAD kita saat ini sekitar 560-an miliar, tentu kedepannya kita memiliki target, bahwa peluang kedepannya untuk mencapai PAD 2 triliun itu memungkinkan, ini akan kita lakukan” pungkasnya. (*)