OPINI – Bermula di Kota Wuhan, China, wabah mematikan Covid-19 kini telah menyebar di 160 negara atau wilayah. WHO menetapkan Covid-19 sebagai pandemi global. Di Indonesia sendiri kasus positif Covid-19 terus bertambah.

Pusat krisis kesehatan Indonesia terus memantau perkembangan kasus positif corona di berbagai daerah di Indonesia. Laporan terakhir pada Sabtu (28/3/20) jumlah kasus positif corona terkonfirmasi 1.155 kasus 59 sembuh dan 102 meninggal dari semua daerah di Indonesia.

Keadaan ini tentu sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan masyarakat. Disamping itu begitu banyak dampak negatif yang di alami dari wabah virus corona ini.

Bukan hanya berdampak pada kesehatan serta kematian, bahkan berdampak pula pada kemerosotan/penurunan perekonomian secara drastis pada daerah maupun negara yang terdampak wabah virus Covid-19.

Sistem pendidikan terganggu sehingga banyak sekolah maupun perguruan tinggi yang harus melakukan proses belajar mengajar melalui sistem daring (belajar dengan sistem online/jarak jauh) guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

Berbagai upaya yang di lakukan oleh pemerintah untuk bisa mencegah penyebaran wabah virus berbahaya ini, melakukan lockdown (karantina wilayah), serta menerapkan social distancing bagi masyarakat.

Namun upaya ini masih kurang, karena masih banyak masyarakat yang masa bodoh dengan upaya pemerintah tersebut.

Berkaca dari Negara Italy yang menganggap remeh virus ini, kurangnya wawasan dan perhatian mereka terhadap virus Covid-19, akibatnya negara Italia menjadi negara ke dua setelah China yang memiliki kasus positif corona terbanyak.

Lantas apa langkah awal yang tepat yang harus dilakukan untuk bisa memutus rantai penyebaran Covid-19 ini?

Pentingnya wawasan mengenai virus corona ini merupakan salah satu langkah penting yang semestinya harus dilakukan.

Dengan mengetahui bagaimana perkembangan virus ini bisa menyebar, bagaimana perkembang biakannya, bagaimana virus corona bisa menular dgn cepat dari orang ke orang, cara-cara perlindungan diri agar tidak terinfeksi/tertular virus corona, serta cara penanganan dini ketika terinfeksi virus, dsb.

Dengan adanya wawasan kita mengenai virus ini tentu kita akan berhati-hati dan waspada terhadap virus ini, karena kita telah tahu bgaimana cara membentengi diri dari penularan virus ini.

Pertanyaan berikutnya, dari mana kita memulai?

Ya, jawabannya tentu saja dimulai dari diri kita sendiri, keluarga tercinta, kemudian masyarakat. Pentingnya wawasan Covid-19 melalui pendidikan keluarga merupakan langkah awal dan penting untuk bisa memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini.

Dimulai dari pendidikan keluarga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dimulai dari orang tua, anak-anak, kemudian keluarga terdekat lainnya.

Berhenti merokok dan menghindari minuman beralkohol. Menerapkan serta mengajarkan anak-anak kita maupun keluarga terdekat mengenai adab-adab/cara berinteraksi yang baik dengan orang lain ketika sedang bersin/batuk dengan menutup mulut agar tidak menyebarkan virus ke orang lain, mengajarkan adab-adab sebelum dan sesudah makan dengan mencuci tangan.

Membiasakan diri untuk sering mencuci tangan setiap 30 menit atau setelah beraktivitas, dan sebelum menyentuh benda milik orang lain.

Dan untuk mewujudkan usaha pemerintah mengenai social distancing menciptakan suasana yang hangat serta membuat aktivitas yang bermanfaat di dalam keluarga, membuat anak-anak maupun anggota keluarga lainnya betah menghabiskan waktu di rumah.

Hal-hal kecil dan sederhana tersebut mempunyai dampak yang positif terhadap pemutusan rantai penyebaran virus Covid-19. Mari kita bangun keluarga sehat. Masyarakat sehat dimulai dari keluarga yang sehat.


Penulis: Moh. Ariz Iqramullah (Mahasiswa)’