PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan NegeriPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan Negeri
Toraja Utara

Perayaan Paskah di Toraja Utara, Uskup Ingatkan Iman Harus Hidup di Tengah Krisis

132
×

Perayaan Paskah di Toraja Utara, Uskup Ingatkan Iman Harus Hidup di Tengah Krisis

Sebarkan artikel ini
Perayaan Paskah di Toraja Utara, Uskup Ingatkan Iman Harus Hidup di Tengah Krisis
Umat mengikuti ibadah Paskah dengan khusyuk sambil memegang lilin di Paroki Santa Theresia Rantepao, sebagai simbol terang dan harapan dalam perayaan kebangkitan Yesus Kristus. (Foto: Anny Marimbunna)

TORAJA UTARA—Perayaan Paskah di Toraja Utara tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga membawa pesan kuat: iman tidak boleh berhenti di altar, melainkan harus hadir menjawab realitas kehidupan.

Hal itu disampaikan Uskup Petrus Boddeng Timang saat memimpin Misa Paskah di Paroki Santa Theresia Rantepao, Minggu (5/4/2026), yang menjadi puncak rangkaian Pekan Suci bagi umat Katolik setempat.

Dalam homilinya, ia menegaskan bahwa Paskah bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk menghadirkan nilai iman dalam tindakan nyata, terlebih di tengah dunia yang masih diliputi konflik dan pertikaian.

“Paskah adalah kemenangan kehidupan. Dari penderitaan dan kematian, lahir harapan baru. Tetapi iman itu akan kehilangan makna jika tidak kita hidupi dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Ia mengingatkan, semangat Pekan Suci harus tercermin dalam sikap saling mencintai, menghormati, dan menjaga harmoni, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Perayaan Misa Paskah di paroki tersebut digelar dalam dua sesi, pagi dan sore hari, dengan diikuti umat yang memadati gereja dalam suasana hening, doa, dan penghayatan mendalam.

Dari dalam gereja, nuansa khusyuk terasa kuat. Umat larut dalam liturgi yang sarat makna, memperingati kebangkitan Yesus Kristus sebagai simbol kemenangan atas kematian dan sumber harapan baru.

Bagi sebagian umat, Paskah tahun ini menjadi titik refleksi pribadi. Ignatius Rantetaruk mengaku mendapatkan kekuatan baru untuk bangkit dari berbagai tantangan hidup.

“Paskah mengajak saya untuk kembali melakukan hal-hal baik yang mungkin sempat terabaikan. Ada harapan baru, meskipun situasi tidak selalu mudah,” ujarnya.

Di tengah kesederhanaan perayaan, pesan kebangkitan terasa nyata—bukan hanya dalam doa, tetapi juga dalam tekad umat untuk menjalani hidup dengan semangat kasih dan damai.

Paskah pun kembali menegaskan pesan lintas zaman: bahwa tidak ada kegelapan yang abadi. Dari iman, lahir harapan, dan dari harapan, tumbuh kekuatan untuk bangkit serta membawa terang bagi sesama. (4nny)

Perayaan Paskah di Toraja Utara, Uskup Ingatkan Iman Harus Hidup di Tengah Krisis
Suasana Misa Paskah di Paroki Santa Theresia Rantepao, Toraja Utara, Minggu (5/4/2026), yang berlangsung khusyuk dengan umat mengikuti ibadah dari balkon gereja. (Foto: Anny Marimbunna)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com