PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker •
Makassar

Pj Sekda Makassar: Pendataan Potensi Kelurahan Jadi Dasar Pengambilan Keputusan Perencanaan Kota

463
×

Pj Sekda Makassar: Pendataan Potensi Kelurahan Jadi Dasar Pengambilan Keputusan Perencanaan Kota

Sebarkan artikel ini
Pj Sekda Makassar: Pendataan Potensi Kelurahan Jadi Dasar Pengambilan Keputusan Perencanaan Kota
Penjabat (Pj) Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra mendukung penuh survey pendataan dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang sementara berjalan di Kota Makassar.

MAKASSAR—Penjabat (Pj) Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra mendukung penuh survey pendataan dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang sementara berjalan di Kota Makassar.

Pendataan tersebut terkait potensi kelurahan, kecamatan dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Kota Makassar.

Ada tiga koresponden dalam pendataan yakni level pemerintahan tingkat kelurahan, tingkat kecamatan dan tingkat Kota.

Khusus tingkat kota narasumber utamanya yakni Pj Sekda sendiri dan beberapa OPD.

Sebanyak 167 variabel atau pertanyaan yang disertakan dalam sebuah kuesioner. Pertanyaan meliputi berbagai hal seperti kawasan industri, persampahan, kondisi keberadaan sungai, lapangan terbang perintis, rumah singgah, rumah aman dan masih banyak hal lainnya.

“Survey ini sangat bagus sekali karena bisa melihat gambaran karakteristik dari struktur bawah. Baik dari potensi ekonomis, infrastruktur dan sebagainya,” ucap Firman.

Karenanya, dia meminta OPD untuk secara detail menjawab kuesioner serta mengedepankan kondisi secara fakta. Jangan sampai ada data yang tidak sesuai dengan kondisi lapangan.

Tak hanya itu, pada kesempatan yang sama Pemkot Makassar sendiri meminta secara langsung untuk bekerja sama dengan pihak BPS dalam hal pemberian data-data seperti stunting, kemiskinan, generasio, IPM untuk ditampilkan di War Room yang dikelola oleh Kominfo.

“Sesuai arahan pak Wali Kota Makassar untuk menampilkan data-data penting secara realtime sebagai tolak ukur perkembangan kota. Olehnya itu kita mau kerja sama dengan BPS. Pendataan ini juga sangat penting sebagai dasar pengambilan perencanaan dan keputusan kedepannya,” sebutnya.

Sementara, Kepala BPS Kota Makassar, Abdul Hafid mengungkapkan, jika pendataan yang dilakukan sejak tanggal 2 mei 2024 dan berakhir pada tanggal 31 mei 2024 mendatang.

Karenanya, Ia meminta pemkot untuk segera mengisi informasi secara berkualitas dan mengumpulkan jawaban tersebut tepat waktu.

Dia mengatakan hasil dari pendataan ini akan menghasilkan dua indeks yakni kesulitan biografis dan indeks desa.

Lalu, akan menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan di wilayah pemerintah dan sebagai evaluasi dana desa atau kelurahan.

“Kita harap kerjasamanya. Adapun permintaan data untuk ditampilkan di War Room Pemkot, kami sangat senang dan kami akan tindak lanjuti untuk tracking data yang diminta,” pungkasnya. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com