Beranda » Pangkep » Polres Pangkep Lakukan Penyelidikan Korban Gantung Diri
Polres Pangkep Lakukan Penyelidikan Korban Gantung Diri
Pangkep Peristiwa

Polres Pangkep Lakukan Penyelidikan Korban Gantung Diri

MAKASSAR – Dibawah Pimpinan Waka Polres Pangkep Kompol mustafa Sani Bersama Piket Satuan Fungsi Polres Pangkep mendatangi langsung TKP gantung diri.

Menindaklanjuti laporan warga masyarakat  tentang adanya seorang laki-laki Meninggal dengan cara Gantung diri,Wakapolres Bersama piket Polres segera terjun langsung ke TKP yang lokasinya ada di kampung Maleleng kelurahan sibatua kecamatan Pangkajene kabupaten Pangkep, Kamis (07/11/2019)

Korban atas nama Lk. Muh Arafah (40) pertama kali di temukan oleh Saksi Lk. Agil (13) dalam keadaan sudah tergantung di dalam rumahnya.setelah mendapat informasi Bhabinkamtibmas langsung mendatangi TKP dan korban sudah di turunkan oleh pihak keluarga dalam keadaan sudah tidak bernyawa( meninggal) dan langsung di larikan ke rumah sakit umum batara siang Kab. Pangkep untuk di Visum.

Sesuai hasil Visum terhadap tubuh korban ditemukan pada celana dalam korban terlihat bercak air yang membasahi celana korban yang di duga sperma korban, air liur yang keluar dari mulut, lebam pada daerah punggung serta kaki dan di leher korban terdapat bekas jeratan tali yang di pergunakan korban untuk gantung diri.

Saksi Lk. Kadir saudara korban (32) dan Pr. Satriani saudara Korban(30)mengatakan, bahwa korban  mengidap penyakit Depresi karena selama 3 bulan anak dan istrinya meninggalkan korban seorang diri.saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di kamar rumah, karena kaget saksi memberitahukan Lk. Kadir dan Pr. Satriani lainya tentang kejadian tersebut.

Wakapolres mengatakan “Pihak Kepolisian khususnya piket Fungsi Satuan Reskrim telah menyarankan kepada pihak keluarga untuk di lakukan Autopsi untuk mengetahui secara medis penyebab kematian korban, namun pihak keluarga menyatakan Tidak bersedia dilakukan Autopsi sehingga sat reskrim langsung membuatkan surat pernyataan tidak dilakukan autopsi.

Kemudian pihak keluarga menyampaikan bahwa “Dengan kejadian tersebut pihak keluarga telah mengiklaskan kematian Korban dan Murni Gantung Diri dan bersedia membuat pernyataan Keberatan dilakukan Autopsi terhadap kematian korban dan tidak akan menuntut siapapun dalam hal kematian korban” terangnya. [SHR]