MAKASSAR—Aksi brutal kawanan geng motor kembali terjadi di Kota Makassar. Kali ini, sekelompok remaja bersenjata tajam mengamuk di tiga lokasi berbeda pada Sabtu malam, 19 Juli 2025, menyebabkan beberapa warga terluka parah. Polrestabes Makassar pun bergerak cepat dan berhasil mengamankan 23 pelaku.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, dalam konferensi pers di Aula Mappaodang, Senin (21/7/2025), mengungkap bahwa insiden itu bermula dari “rolling” atau patroli keliling yang dilakukan kawanan geng motor.
“Mereka awalnya membuat janji untuk tawuran dengan kelompok lain, istilahnya ‘COD’. Tapi sebelum sempat bertemu lawan, mereka malah menyerang warga yang sedang nongkrong di pinggir jalan,” jelasnya.
Tanpa alasan, para pelaku yang masih berusia belasan tahun itu langsung membabi buta menyerang warga yang dilintasi. Beberapa korban mengalami luka bacok di kepala, dan ada pula yang terkena anak busur.
Korban langsung dilarikan ke rumah sakit, sementara Tim Jatanras Polrestabes Makassar langsung melakukan pengejaran sepanjang malam. Hasilnya, 23 orang berhasil diringkus, termasuk 10 pelaku utama.
“Enam orang diketahui sebagai pelaku pembacokan. Tiga di antaranya beraksi di Jalan Cendrawasih, satu di A.P. Pettarani, dan dua di Jalan Dangko,” ujar Arya.
Sisanya terlibat dalam aksi kekerasan secara bersama-sama. Beberapa juga tertangkap membawa senjata tajam saat diamankan.
Mirisnya, mayoritas pelaku masih di bawah umur, dengan usia berkisar 15 hingga 16 tahun.
Atas aksinya, para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan bersama-sama, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. Sedangkan pelaku yang membawa senjata tajam akan dikenai Undang-Undang Darurat, dengan ancaman 12 tahun penjara.
“Ini jadi peringatan keras bagi geng motor yang mencoba membuat resah. Kami akan tindak tegas segala bentuk aksi kekerasan,” tegas Kombes Arya.
Polisi juga mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anak mereka, agar tak terjerumus dalam aksi kriminalitas yang bisa menghancurkan masa depan. (Cr/Ag4ys)
Reporter : Muh. Aris













