PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-203110 Nama Berebut Kursi 5 Jabatan Strategis Pemkab JenepontoPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-203110 Nama Berebut Kursi 5 Jabatan Strategis Pemkab Jeneponto
Opini

Sistem Kompatibel Atasi Krisis Lingkungan

4074
×

Sistem Kompatibel Atasi Krisis Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Sistem Kompatibel Atasi Krisis Lingkungan
Despry Nur Annisa Ahmad, ST, M.Sc

Tahun 2002 diselenggarakan KTT Dunia tentang Pembangunan Berkelanjutan di Johannesburg. Hasil KTT ini mendeklarasikan Rencana Implementasi mengurangi kemiskinan, mengubah pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan, melindungi dan mengelola sumber daya alam, memenuhi tantangan globalisasi, dan melindungi kesehatan manusia.

Tahun 2012 diselenggarakan Rio+20 yang menghasilkan satu tujuan bersama yaitu Future We Want. Pada tahun 2015 MDGs berakhir dan dilanjutkan dengan SDGs yang memiliki target hingga tahun 2030.

Jika dilihat dari sejarah konferensi tingkat tinggi dunia, maka sebuah pertanyaan mendasar kemudian mencuak. Mengapa hingga hari ini pembahasan krisis bidang lingkungan belum juga terselesaikan.

Padahal agenda pembahasan dalam menyelesaikan konflik lingkungan makin ke sini semakin banyak namun dampaknya dalam mengurangi krisis lingkungan justru berkebalikan.

Hal tersebut dapat terlihat dari beberapa penelitian yang mengungkap kondisi lingkungan hari ini.

1) Pembakaran energi fosil menyebabkan 10,2 juta orang mati tiap tahun akibat polusi udara. Khusus di Eropa, sebanyak 23 ribu orang mati tiap tahun akibat polusi batubara (https://phys.org/news/2016-07-coal-year-eu.html).

2) Kerusakan ekosistem pesisir seperti terumbu karang yang mengalami kerusakan total asidifikasi lautan (Guldberg et al. 2007).

3) Pemanasan global yang terjadi dalam kurun waktu belakangan ini dapat mencapai kenaikan temperatur permukaan bumi hingga 3 derajat Celsius dan berdampak pada perubahan iklim yang tidak terkendali (Hansen et al. 2016 dan Tong et al. 2019).

4) Produksi pangan terancam terganggu akibat climate change dan dapat mengancam kualitas kesehatan masyarakat di masa depan (Ray et al. 2019 dan Springmann et al. 2016).

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com