PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan NegeriPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan Negeri
Toraja Utara

Toraya Ma’gellu 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda dalam Merawat Warisan Budaya

156
×

Toraya Ma’gellu 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda dalam Merawat Warisan Budaya

Sebarkan artikel ini
Toraya Ma’gellu 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda dalam Merawat Warisan Budaya
Penampilan salah satu peserta Toraya Ma’gellu’ 2026 yang menampilkan kekayaan ekspresi seni dan budaya Nusantara, dibawakan oleh perwakilan Sanggar Tari Disdikbud Mahakam Hulu, Provinsi Kalimantan Timur, di Art Centre Alun-Alun Kota Rantepao, (20/6/2026). (Foto: Anny Marimbunna)

TORAJA UTARA—Toraya Ma’gellu 2026 sukses menjadi ruang ekspresi budaya yang mempertemukan tradisi, kreativitas, dan semangat generasi muda dalam menjaga warisan leluhur. Event yang berlangsung pada 19–20 Juni 2026 di Art Centre dan Alun-Alun Kota Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, menghadirkan 36 penampilan seni dari berbagai daerah di Indonesia.

Selama dua hari pelaksanaan, berbagai karya tari dan pertunjukan budaya tampil memukau, menampilkan kekayaan tradisi Nusantara yang dikemas secara kreatif tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi akar identitas masyarakat.

Ketua DPD MASATA Toraja Utara sekaligus Ketua Panitia Toraya Ma’gellu 2026, Damayanti Batti, mengatakan kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga wadah untuk memperkuat identitas budaya serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam upaya pelestarian tradisi.

“Toraya Ma’gellu menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat luas sekaligus mengajak generasi muda agar terus mencintai dan merawat warisan leluhur,” ujarnya.

Salah satu penampilan yang menarik perhatian pengunjung adalah Tari Tau-Tau Kesunga’ yang dibawakan Sanggar Seni Sanginaa dari Toraja Utara. Karya tersebut menghadirkan interpretasi baru terhadap tau-tau, simbol budaya Toraja yang selama ini dikenal sebagai representasi leluhur.

Koreografer Zhyta Larasati, S.Pd., menjelaskan bahwa karya itu lahir dari upaya membaca kembali makna tau-tau, bukan hanya sebagai artefak budaya, tetapi juga simbol keabadian, kenangan, doa, serta hubungan yang terus terjalin antara generasi sekarang dengan para leluhur.

Melalui rangkaian gerak yang puitis dan sarat makna, pertunjukan tersebut mengajak penonton merefleksikan pentingnya menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.

Toraya Ma’gellu 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda dalam Merawat Warisan Budaya
Penutupan Toraya Ma’gellu 2026 yang dihadiri unsur pemerintah daerah lintas wilayah menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. di Art Centre Alun-Alun Kota Rantepao, Toraja Utara, 20/6/2026. (Foto : Anny Marimbunna)

Meski demikian, setiap penampilan yang hadir dalam Toraya Ma’gellu 2026 memiliki keunikan dan kekuatan tersendiri. Beragam karya yang ditampilkan membawa pesan budaya yang berbeda-beda, sekaligus memperkaya khazanah seni daerah Indonesia.

Sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara 2026, Toraya Ma’gellu semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu panggung budaya nasional yang mampu menyatukan tradisi, kreativitas, dan potensi pariwisata dalam satu perhelatan.

Lebih dari sekadar festival seni, Toraya Ma’gellu 2026 menunjukkan bahwa budaya akan terus hidup ketika diwariskan melalui karya-karya kreatif dan ruang ekspresi yang terbuka bagi generasi penerus.

Perhelatan ini pun meninggalkan pesan penting bahwa pelestarian budaya bukan hanya tentang menjaga peninggalan masa lalu, melainkan memastikan nilai-nilai budaya tetap tumbuh, berkembang, dan menginspirasi di masa depan. (4nny)

Toraya Ma’gellu 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda dalam Merawat Warisan Budaya
Penampilan Tari Tau-Tau Kesunga’ dari Sanggar Seni Sanginaa, Toraja Utara, yang mengangkat reinterpretasi simbol tau-tau sebagai representasi keabadian, kenangan, doa, dan hubungan spiritual antara generasi masa kini dengan leluhur, di Art Centre Alun-Alun Kota Rantepao, 20/6/2026. (Foto: Anny Marimbunna)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com