JENEPONTO—Mobil truk Mitsubishi Colt Diesel warna kuning bernomor polisi DD 8618 ME, terbalik di tengah permukiman warga di Camba Borong Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Minggu (30/7/2023) sekitar pukul 04.00 dini hari.
Mobil truk tersebut menimpa rumah warga bernama Yara di saat orang masih lelapnya tidur. Sehingga, membuat seisi rumah kaget dan tiba-tiba terbangun mendengar hantaman benda keras mengenai rumah panggung tersebut.
Diketahui, mobil truk bergerak dari arah Makassar menuju Desa Korong Batu Desa Baruga, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng. Akan tetapi, sesampai di wilayah Camba Borong, mobil langsung terbalik ke kiri langsung menimpa teras rumah warga.
Salah seorang warga Camba Borong bernama Bada’ menceritakan, bahwa mobil terbalik saat orang masih enak-enak tidur. Ia mengatakan, kecelakaan terjadi diduga akibat sopir mengemudikan dalam keadaan ngantuk.
“Diperkirakan mobil terbalik menimpa rumah Yara sekitar pukul 04.00 subuh. Saat itu pemilik rumah terbangun mendengar suara dentuman keras dan langsung terbangun. Sepertinya sopir mengemudikan mobil sudah ngantuk karena subuh terjadi kecelakaan ini,” jelas Bada’.

Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dari pemilik rumah maupun sopir, akan tetapi rumah bagian depan ambruk, begitupun mobil mengalami rusak parah.
“Tidak adaji korban jiwa, hanya saja rumah keluarga ini mengalami rusak parah di bagian depan teras akibat hantaman mobil yang terguling. Mobil truk ini mengalami rusak parah,” akunya.
Sementara pemilik mobil yang sudah di lokasi kecelakaan mengaku kalau mobilnya baru beberapa hari dikemudian sopir ini, yang mana biasanya mobil truknya dikemudikan oleh Daeng Tayang (pemilik mobil) sendiri.
“Mobilku dibawa oleh sopir karena sudahka pesta di rumah. Yang mana biasanya mobil saya sendiri yang kemudikan. Baru juga dia (sopir) mengemudikan mobil, baru sekitar 20 hari,” kata pemilik mobil, Daeng Tayang.
Ia mengaku mendapatkan informasi kalau mobilnya mengalami kecelakaan dari sopir yang saat itu bersamaan jalan naik dari arah Makassar tujuan Bantaeng.
“Saya ditelpon oleh salah seorang sopir yang kebetulan bersamaan jalan, banyak mobil pengangkut barang bersamaan jalan tadi subuh,” ujarnya.
Daeng Tayang menyebutkan, mobil truknya ini mengangkut barang jenis gula pasir.
“Mobil saya mengangkut gula pasir pak,” tutur Daeng Tayang, di lokasi kecelakaan di Camba Borong Kabupaten Jeneponto.
Akibat musibah kecelakaan ini, kerugian belum dari kerusakan mobil ataupun mobil itu sendiri belum dapat ditaksir berapa nilai kerugiannya.
Hingga berita ini ditulis, pemilik mobil bersama keluarga dari Bantaeng dengan dibantu warga setempat masih berusaha mengangkat badan mobil naik ke pinggir jalan raya dengan menggunakan alat seadanya.
Kajadian ini sontak menjadi tontonan warga setempat ataupun warga yang lewat sehingga membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan di sekitar lokasi jalan raya di Camba Borong arah Jeneponto – Makassar. (*)














