PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT •
News

16 WNI yang Dideportasi Pemerintah Philipina Tiba di Jakarta

752
×

16 WNI yang Dideportasi Pemerintah Philipina Tiba di Jakarta

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Sebanyak 16 WNI yang dideportasi pemerintah Philipina tiba di Gate 5, terminal 2D, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, Sabtu (3/6/2017), sekira pukul 22.50 WIB, engan menggunakan pesawat Singapore Airlines SQ-968.

Keenam belas orang WNI tersebut, dipulangkan karena berada di daerah konflik Marawi Philipina, dan sempat terjebak dalam pertempuran antara militer Philipina melawan kelompok Maute, yang diduga terkait dengan ISIS.

Setibanya di Bandara Soekarno – Hatta, ke 16 orang WNI tersebut, digiring ke ruangan penampungan TKI yang berada di terminal 2D, serta dilakukan pengecekan dan makan malam bersama.

Usai makan malam, kurang lebih sekitar pukul 23.05, rombongan yang merupakan anghotaxJemaah Tabligh tersebut dibawa ke kantor Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dipimpin Brigjen Torik .

“Bapak-bapak akan di bawa oleh BNPT tetapi tidak untuk di interogasi karena tau posisi bapak-bapak disana. Tidak usah takut dan cemas karena akan diperlakukan baik dan sesuai aturan” tutur Brigjen Torik kepada jamaah.

Data ke 16 orang WNI tersebut masing-masing :
1) Denny Purwasubekti, No. Paspor A 8267456
2) Handris, Nomor Paspor B 6191709
3) Slamet Riyadi Winoto, No. Paspor A 6690325
4) Hery Endang Pramulyana, No. Paspor A 9315802
5) Ahmad Wahyudi Suriatmadja, No. Paspor B 3857545
6) Ahmad Saran Madruski, No. Paspor B 0732784
7) Wawan Sadira Ojo Saepudin, No. Paspor B 0928367
8) Della Sunjaya, No. Paspor A 8268709
9) Andri Supriyanto Ruhiyat, No. Paspor B 0451670
10) Wiflek Goenawan, No. Paspor AT 156322
11) Muhammad Natsir Tobo, Nomor Paspor B 6167628
12) Abdul Rauf Muluk, No. Paspor B 1399254
13) Muhammad Ramli, No. Paspor B 4460120
14) Maleng Daeng Ngempo, Nomor Paspor B 0591758
15) Saiful Muhammad Saleh, No. Paspor B 0591740
16) Asrul Abdong Kadere, No.Paspor A 9010213

Kepulangan rombongan jamaah tabligh didampingi oleh Konjen KJRI Davao, Berlian Napitupulu dan Agus Madjid pejabat imigrasi KJRI Davao.

Sedianya terdapat 17 WNI yang akan dipulangkan ke Indonesia, namun 1 orang atas nama Yusuf Burhanuddin masih menunggu istri dan 3 anaknya yang berada di Iligan yang akan tiba di Davao, sehingga Yusuf sementara masih ditampung di mess KJRI menunggu proses pemulangan berikutnya. (M3t/464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com