PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam •
News

Ratusan Penumpang KM Lestari Maju Terlantar di Pammatata

424
×

Ratusan Penumpang KM Lestari Maju Terlantar di Pammatata

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Ratusan penumpang Kapal Muat (KM) Lestari Maju tujuan Selayar-Bulukumba sempat terlantar beberapa saat di Pelabuhan Pammatata Selayar, Minggu 25 Desember 2016.

Hal itu terjadi, akibat dari terlambatnya Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan mensosialisasikan keputusan rapat koordinadi yang melarangan KM Lestari Maju memuat penumpang sejak

Sekretaris Laskar Merah Putih Sulsel, Djaya Jumain mengungkapkan, puluhan anggota Markas Daerah “Laskar Merah Putih” (LMP) Sulawesi Selatan yang juga terdaftar sebagai penumpang KM Lestari Maju memprotes kebijakan kepala Kantor Unit Penyelengara Pelabuhan (KUPP) kelas lll Selayar karena perjalanan harus menunggu pemberangkatan kedua pada sore hari.

Atas protes tersebut, akhirnya pihak KUPP kelas lll Selayar membuka pelayanan dengan memberangkatkan secara terpaksa dari Pamatata Selayar ke Bulukumba walaupun sempat tertahan selama satu jam.

Menanggapi kondisi ini, Ketua LMP Bulukumba, Irwan Natsir mengatakan, seharusnya penyelenggara pelabuhan mengedepankan pelayanan penumpang yang sudah berada sejak pagi di pelabuhan jangan mempertahankan aturan yang dikeluarkan tanpa sosialisasi terlebih dahulu yang mengakibatkan penumpang dirugikan.

Lebih lanjut Irwan berharap, penyelenggara pelabuhan di Selayar dan Bulukumba harus menyelesaikan masalah pelabuhan dengan cara yang diatur oleh undang-undang perhubungan tanpa merugikan masyarakat atau penumpang.

Perlu diketahui, KM Lestari Maju, yang hanya memiliki izin memuat barang, sesuai hasil keputusan rapat koordinadi yang dilaksanakan di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan kelas III Bulukumba, Sabtu, 24 Desember 2016, dilarang memuat penumpang/orang sejak 25 Desember 2016. (464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com