MAKASSAR—Dinas Kesehatan Kota Makassar bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bersama instansi terkait lainnya melakukan sampling atu pengujian terhadap berbagai jenis makanan maupun minuman di Pasar Terong, Senin (18/3/2024).
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, Ahmad Asyarie mengatakan, kegiatan sampling makanan dan minuman untuk memastikan semua yang di jual ke masyarakat bebas dari bahan berbahaya.
“Alhamdulillah untuk hari ini kita lakukan sampling makanan dan minumum takjil. Jadi tujuannya untuk memperoleh makanan minuman yang aman dan bergizi dan tentunya bermutu untuk ke warga kota Makassar,” kata Ahmad.
Ia menjelaskan untuk sampling hari ini tidak ditemukan makanan atau minuman yang mengandung boraks atau formalin.
“Tim yang turun ini hari ada dari Dinas Kesehatan Makassar, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan dan Satpol PP”
“Sasarannya makanan minuman yang berupa takjil yang ada di pasar tradisional, hasil seperti kita lihat sendiri tadi sudah dilakukan sampling terhadap cendol, cincau, sagu mutiara, mie, bahan makanam dan nugget, Alhamdulillah hasilnya untuk boraks dan formalin semua negatif,”jelasnya.
Ahmad Asari lebih jauh mengaku Kegiatan semacam ini akan dilakukan selama dua hari mendatang dengan membagi dua tim.
“Insya Allah akan akan diselenggarakan dua hari mulai tangga 18 dan 19 maret. Dengan adanya pemeriksaan kayak begini akan membuat pedagang juga merasa nyaman untuk berjual karena yang di jual aman dari bahan berbahaya. Ini tanggung jawab Kami dari kesehatan dan kolaborasi dengan lintas sektor untuk masuk beberapa pasar lagi,” pungkasnya.
“Biasanya kalau ditemukan akan di tarik dan dimusnahkan termasuk akan dilakukan pembinaan bagi penjualnya,” tutupnya. (*/4dv)













