PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • Solusi Islam untuk Penanganan HIV/AIDS di Makassar • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • Solusi Islam untuk Penanganan HIV/AIDS di Makassar • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan •
Islam

Puasa Syawal atau Puasa Senin-Kamis, Mana yang Lebih Utama?

1218
×

Puasa Syawal atau Puasa Senin-Kamis, Mana yang Lebih Utama?

Sebarkan artikel ini
Puasa Syawal atau Puasa Senin-Kamis, Mana yang Lebih Utama?
Setelah Ramadan berlalu, umat Islam masih memiliki banyak peluang untuk meraih pahala melalui ibadah puasa sunnah. Di antara yang paling populer adalah Puasa Syawal dan Puasa Senin-Kamis. Namun, sering muncul pertanyaan, manakah yang lebih utama? Untuk menjawabnya, mari kita lihat lebih dalam keutamaan masing-masing.

MEDIASULSEL.COM—Setelah Ramadan berlalu, umat Islam masih memiliki banyak peluang untuk meraih pahala melalui ibadah puasa sunnah. Di antara yang paling populer adalah Puasa Syawal dan Puasa Senin-Kamis. Namun, sering muncul pertanyaan, manakah yang lebih utama? Untuk menjawabnya, mari kita lihat lebih dalam keutamaan masing-masing.

Puasa Syawal dikerjakan selama enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian melanjutkannya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Muslim, No. 1164).

Dari hadis ini, jelas bahwa Puasa Syawal memiliki keutamaan luar biasa, yakni mendapatkan pahala seperti berpuasa setahun penuh. Hal ini didasarkan pada konsep bahwa satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh, sehingga 30 hari Ramadan ditambah 6 hari Syawal menjadi 36 hari yang setara dengan puasa setahun penuh.

Sementara itu, Puasa Senin-Kamis adalah kebiasaan rutin yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda, “Amalan-amalan manusia diperiksa pada hari Senin dan Kamis. Maka, aku ingin amalanku diperiksa dalam keadaan aku berpuasa.” (HR. Tirmidzi, No. 747). Puasa pada hari Senin juga memiliki makna khusus, karena hari tersebut adalah hari kelahiran Rasulullah SAW.

Dari sisi keutamaan, Puasa Syawal menawarkan pahala yang sangat besar dalam waktu singkat, sementara Puasa Senin-Kamis lebih menekankan kontinuitas dan kedisiplinan dalam ibadah.

Puasa Syawal dikerjakan hanya dalam bulan Syawal dan sebaiknya dilakukan berturut-turut, meski tidak wajib. Sedangkan Puasa Senin-Kamis lebih fleksibel karena bisa dilakukan sepanjang tahun dan tidak memiliki batasan waktu tertentu.

Jika dilihat dari manfaat spiritual dan fisik, Puasa Syawal membantu mempertahankan ritme ibadah setelah Ramadan agar tidak langsung kembali ke kebiasaan lama. Di sisi lain, Puasa Senin-Kamis membantu menjaga kedisiplinan dan menjadi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus ibadah yang terus berkelanjutan.

Jadi, mana yang lebih utama? Jawabannya bergantung pada kondisi dan niat masing-masing individu. Jika ingin mendapatkan keutamaan besar dalam waktu singkat, Puasa Syawal menjadi pilihan utama.

Namun, jika ingin menjaga konsistensi ibadah sepanjang tahun, Puasa Senin-Kamis lebih dianjurkan. Idealnya, seorang Muslim bisa mengamalkan keduanya: menyelesaikan Puasa Syawal terlebih dahulu, lalu melanjutkan dengan Puasa Senin-Kamis sebagai kebiasaan rutin.

Pada akhirnya, baik Puasa Syawal maupun Puasa Senin-Kamis sama-sama memiliki manfaat besar dalam meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah. Tidak ada salahnya mengusahakan keduanya, karena setiap ibadah yang dilakukan dengan ikhlas akan membawa berkah dan pahala yang luar biasa. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com