MAKASSAR – Wahdah Islamiyah menggelar Pra Muktamar V sebagai forum konsolidasi organisasi untuk mengevaluasi perjalanan dakwah sekaligus menyusun arah strategis menjelang Muktamar V. Kegiatan yang berlangsung di Studio Utama Kantor DPP Wahdah Islamiyah Makassar, Jumat (7/8/2026), itu diikuti jajaran pimpinan organisasi dari berbagai daerah secara luring dan daring melalui Zoom Meeting.
Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah, Dr. KH. Muh. Zaitun Rasmin, Lc., M.A., menegaskan bahwa muktamar bukan sekadar agenda lima tahunan, melainkan forum musyawarah untuk mengevaluasi capaian organisasi serta merumuskan langkah perbaikan dalam memperkuat gerakan dakwah.
“Muktamar ini waktunya kita bermusyawarah, memikirkan, dan mengevaluasi apa yang perlu diperbaiki ke depannya,” ujar Zaitun.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi dakwah yang besar karena masyarakatnya terbuka terhadap ajakan kebaikan. Tantangan utama yang dihadapi adalah membangun konsep dakwah yang tepat serta memastikan pelaksanaannya berjalan efektif di tengah dinamika masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar berbagai persoalan bangsa tidak menjadi alasan untuk bersikap pesimis. Sebaliknya, seluruh elemen dakwah diminta terus menjaga semangat berjuang dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.
“Ketika kita mengatakan banyaknya masalah bangsa dan negara, bukan dalam rangka pesimis, karena kita lahir dan diberikan amanah untuk bertahan, berjuang, serta terus melakukan perbaikan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Zaitun kembali menekankan komitmen Wahdah Islamiyah melalui gerakan Salam Sehat Indonesia, yang menurutnya bertujuan membangun masyarakat yang sehat secara spiritual, fisik, dan ekonomi.
“Kita ingin meneruskan perjuangan untuk menyehatkan Indonesia dari sisi hati, jasmani, dan ekonomi,” katanya.
Selain membahas penguatan organisasi dan dakwah nasional, forum Pra Muktamar juga menyoroti isu kemanusiaan di Palestina. Zaitun mengajak seluruh peserta untuk tetap memberikan perhatian terhadap penderitaan masyarakat Gaza di tengah pembahasan berbagai agenda strategis organisasi.
Ia berharap Pra Muktamar dan Muktamar V Wahdah Islamiyah dapat melahirkan langkah nyata dalam mendukung perjuangan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.
Sementara itu, Ketua Harian Panitia Muktamar V Wahdah Islamiyah, Ustadz Rahmat Abdurrahman, menjelaskan bahwa Pra Muktamar digelar untuk membahas dan mematangkan draf materi yang akan diputuskan dalam Muktamar V.
Menurutnya, forum tersebut mengkaji 13 materi strategis, termasuk Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) program kerja dan anggaran, sehingga proses pengambilan keputusan pada muktamar nantinya dapat berlangsung lebih efektif dan menghasilkan rekomendasi yang komprehensif.
Pra Muktamar V Wahdah Islamiyah mengusung tema “Memantapkan Konsolidasi dan Meningkatkan Kolaborasi Menuju Indonesia Berkah.” Melalui forum ini, organisasi berharap memperkuat soliditas internal, menyatukan visi perjuangan dakwah, serta menghasilkan rekomendasi yang memberikan kontribusi bagi umat, bangsa, dan berbagai isu kemanusiaan global.(Mp/Ag4ys)
Citizen Reporter: Muhammad Akbar (Humas Muktamar V WI)













