PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Pergatsi Sulsel Raih Emas dan Perunggu di Kejurnas Gateball 2026, Bidik PON 2028 • Tim BKMF Sinapsis FIKK UNM Raih Dua Penghargaan Nasional Abdidaya Ormawa 2026 • Milad ke-60 KAHMI, Graha Hijau Hitam Disiapkan Jadi Laboratorium Pergerakan di Sulsel • Pengadaan Seragam Devile Porprov di Bone Disorot, Penyedia Disebut Tak Dipanggil Presentasi • Cegah Tawuran dan Geng Motor Meresahkan, Polda Sulsel Bina 18 Remaja di SPN • 21 Tahun Mengabdi, Letting Pegasus 31050/2 Kembali Merajut Persaudaraan di Wajo • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Pergatsi Sulsel Raih Emas dan Perunggu di Kejurnas Gateball 2026, Bidik PON 2028 • Tim BKMF Sinapsis FIKK UNM Raih Dua Penghargaan Nasional Abdidaya Ormawa 2026 • Milad ke-60 KAHMI, Graha Hijau Hitam Disiapkan Jadi Laboratorium Pergerakan di Sulsel • Pengadaan Seragam Devile Porprov di Bone Disorot, Penyedia Disebut Tak Dipanggil Presentasi • Cegah Tawuran dan Geng Motor Meresahkan, Polda Sulsel Bina 18 Remaja di SPN • 21 Tahun Mengabdi, Letting Pegasus 31050/2 Kembali Merajut Persaudaraan di Wajo •
Kriminal

Tak Terima Ibunya Disiksa, Anak ini Nekat Bunuh Ayahnya

571
×

Tak Terima Ibunya Disiksa, Anak ini Nekat Bunuh Ayahnya

Sebarkan artikel ini

SINJAI – Sudirman warga Dusun Pakokko, Desa Tellulimpoe, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan nekat membunuh ayah kandungnya bernama Sanka, lantaran tidak terima ibunya terusan-terusan menjadi luapan emosi Sanka setiap kali pulang ke rumah dan dalam keadaan mabuk.

Peristiwa itu diduga di lakukan Sudirman pada hari Kamis (09/09/2017). Saat itu Sudirman yang mendapati ibu kandungnya, Cae sedang menangis di suatu tempat tidak jauh dari kediamamnnya.

Ia pun kemudian langsung menghampiri ibunya dan bertanya ihwal kenapa ibunya menangis. Cae yang merintih kesakitan lalu menjelaskan kepada Sudirman bahwa ia baru saja dipukuli oleh Sanka.

Mendengar hal itu, Sudirman kemudian mendatangi Sanka yang saat itu berada di belakang rumahnya. Sudirman kemudian bermaksud mengajari bapaknya agar tidak melakukan lagi perbuatan tersebut (Menganiaya Cae).

Namun Sanka yang di bawah pengaruh minuman keras “ballo” (minuman tradisional) tidak terima diajari oleh anaknya, Sanka kemudian menantang Sudirman berduel.

“Kenapa kalau saya pukuli ibumu, kamu juga. Kenapa, kamu mau saya bunuh? ayo sini lawan aku sekarang kalau kamu tidak bunuh saya, maka saya yang bunuh kamu,” kata Sudirman saat diperiksa di Mapolres Sinjai menirukan ucapan ayahnya, Jumat (15-09-2017).

Tidak ingin didahului, usai melontarkan kata-kata duel tersebut, Sudirman langsung menyerang Sanka dengan menghantam kepala bagian belakang Sanka dengan batu sehingga Sanka terkapar bersimbah darah.

Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Sardan yang dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa tersebut. Sardan mengatakan informasi kematian korban yang diterima pihak kepolisian awalnya korban tewas diduga akibat terjatuh dari tangga. Namun, setelah pihak kepolisian yang melakukan olah TKP menemukan ada keganjalan pada kasus tersebut.

“Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya terkuak, peristiwa tersebut adalah pembunuhan dan menyeret tersangka Sudirman anak kandung korban yang mana sebelum korban meninggal, menurut kesaksian para tetangga, korban sempat terlibat cekcok dengan anak korban Sudirman,” kata Sardan. [*/4LD]

 

 

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com