Advertisement - Scroll ke atas
Opini

Strategi Indonesia Ditengah Krisis Ukraina

2897
×

Strategi Indonesia Ditengah Krisis Ukraina

Sebarkan artikel ini
Strategi Indonesia Ditengah Krisis Ukraina
Haris Zaky Mubarak, MA, Eksekutif Peneliti Jaringan Studi Indonesia

OPINI—Serangan militer Rusia terhadap Ukraina sejatinya bukan hanya menciptakan krisis bagi Ukraina semata tapi juga memunculkan dampak global terhadap hubungan ekonomi politik seluruh masyarakat dunia.

Serangan tersebut disinyalir oleh isu akan bergabungnya Ukraina di NATO yang merupakan organisasi pertahanan negara-negara Blok Barat dengan ideologi kapitalis demokrasi. North Atlantic Treaty Organization (NATO) yang didirikan 1949 adalah aliansi militer dari 28 negara Eropa dan Amerika Utara.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

NATO mampu bertahan sampai saat ini karena kemenangannya dalam Perang Dingin melawan negara sosialis komunis Uni Soviet. Ukraina merupakan negara pecahan Uni Soviet yang runtuh pada saat Perang Dingin, dan Uni Soviet berubah menjadi Rusia sampai saat ini.

Sehingga bergabungnya Ukraina dalam NATO setidaknya telah memberi ancaman geopolitik dan keamanan Rusia. Olehnya Rusia bersikeras menolak keanggotaan tersebut.

Terjadinya krisis dan konflik di Ukraina adalah bukti nyata sentimen Rusia terhadap NATO (Amerika Serikat) yang mencuat sejak perang dingin.

Serangan Rusia terhadap Ukraina merupakan konsekuensi kekhawatiran Rusia terhadap eksistensi negara-negara NATO. Keamanan Rusia semakin terancam dan Rusia tak akan mundur sebelum Ukraina dan NATO mendeklarasikan Ukraina tidak akan masuk dalam NATO.

error: Content is protected !!