Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, H Basri membuka lomba seni karikatur tingkat Siswa SMA se Sulawesi Selatan di Lobby Kantor Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan.

MAKASSAR – Mengawali tugas menahkodai Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H Basri, langsung melakukan akselerasi pengembangan pendidikan. Salah satunya mendukung program merdeka belajar.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, H Basri mengatakan, lomba pentas seni karikatur ini merupakan inovasi dan akan menjadi aksi spektakuler bagi anak anak dalam menampilkan karyanya

“Ini ajang kompetisi dimana kita memberikan ruang seluas luasnya bagi anak siswa siswi mengepresikan diri dalam berkarya. Inilah yang dimaksud Merdeka Belajar,” kata H Basri usai membuka lomba seni karikatur tingkat Siswa SMA se Sulawesi Selatan, Rabu (26/2) di Lobby Kantor Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan.

Basri menuturkan, kegiatan dilaksanakan muncul saat berbincang bersama guru, tokoh yang berkecimpung di dunia seni. Bahkan sebelumnya rencana akan dibuatkan wadah khusus.

“Namun untuk lebih baiknya akhirnya, dilaksanakan di lobby disdik. Karya anak anak kita akan dilihat dan memikiki kebanggan tersendiri bagi siswa. Dengan menampilkan karya seni karikatur akan menjadi spirit bagi siswa siswi lainnya untuk berkreasi dan berkarya,” jelasnya.

“Ini aksi hebat, semoga akan muncul ide kreatif dari komponen pendidikan lainnya. Kita akan mengundang mgmp lainnya untuk menampilkan karyanya,” tutur Basri.

Basri juga mengatakan, diharapkan pihak sekolah dan komite memberi perhatian akan pengembangan seni anak siswa siswi. Terutama dalam mendukung penyediaan wadah dan sarana seni di sekolah.

“Karya seni karikatur yang ditampilkan terdapat kurang lebih 154dari 54 sekolah. Ada dari Selayar, Luwu dan beberapa daerah lainnya. Kita akan jadikan lomba seni ini agenda tahunan disdik Sulsel,” kata Basri.

Usai pembukaan, Basri bersama tokoh seni, menyempatkan untuk berkeliling melihat karya karya siswa yang ditampilkan.

“Karya ini sangat bagus. Karya ini memiliki pesan moril yang sangat tinggi,” kata Basri seraya menganalisa karya karikatur bergambar Gubernur Sulsel (H Nurdin Abdullah) bersama istrinya.

“Pesan moril karya itu bertemakan ‘hindari penggunaan plastik’. Ini sangat bagus,” pungkasnya. (*)