Beranda » Daerah » Caleg Partai Demokrat Di Coret Dari DCT Oleh KPU Tanah Toraja
Caleg Partai Demokrat Di Coret Dari DCT Oleh KPU Tanah Toraja
Daerah

Caleg Partai Demokrat Di Coret Dari DCT Oleh KPU Tanah Toraja

TORAJA – Kornelius Posse salah satu Calon Legislatif dari Partai Demokrat, Dapil 4 Kabupaten Tanah Toraja dengan nomor urut 4 di coret dari Daftar Calon Tetap (DCT) yang dianggap Tidak Memenuhi Syarat (TMS), dikarenakan masih berstatus
sebagai Sekretaris Dewan Pengawas di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Lakipadad. Senin (14/01/2019).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Toraja Risal mengatakan, Pencoretan tersebut dilakukan KPU Tana Toraja karena dianggap Tidak Memenuhi Syarat (TMS) lagi sebagai calon anggota DPRD Tana Toraja pada pemilu 2019, karena masih menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pengawas pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Lakipadada.

Lanjut Risal, bahwa dalam aturan sudah jelas di Peraturan KPU No 20 Tahun 2018 Tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, Pasal 7 ayat 1 huruf o yang menyatakan bersedia tidak merangkap jabatan sebagai pejabat negara lainnya, direksi, komisaris, dewan pengawas atau karya pada Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Desa, atau Badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara.

“Setelah adanya laporan dari masyarakat yang mengatakan bahwa Kornelius Posse masih menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pengawas RS Lakipadada.

Kemudian KPU Tana Toraja melakukan klarifikasi dan pemeriksaan dokumen. Dan ternyata yang bersangkutan tidak mencantumkan pengunduran diri pada formulir BB 2 yaitu dokumen tentang data diri caleg saat pencalonan,”jelasnya.

Melalui rapat pleno pada tanggal 11 Januari 2019 KPU Tana Toraja memutuskan untuk men TSM kan dan mencoret yang bersangkutan dari Daftar Calon Tetap DPRD Kabupaten Tana Toraja.

” Kasus ini kami temukan di awal desember 2018 dan di bulan januari ini kami dari pihak kpu menindak lanjutinya,”jelasnya.

Sebelumnya, KPU mengingatkan kepada caleg dari parpol peserta Pemilu 2019 yang melanggar aturan kampanye dapat dicoret dari daftar calon tetap (DCT), seperti yang termuat dalam aturan kampanye baik ketentuan yang tertuang dalam undang undang maupun peraturan Komisi Pemilihan Umum. [SHR]