MAKASSAR—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan terhadap Masyarakat, salah satunya dengan memaksimalkan pemanfaatan empat layanan kesehatan melalui aplikasi di ponsel pintar.
Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar dr. Nursaidah Sirajuddin dalam sebuah kesempatan, Rabu (17/7/2024).
Keempat layanan tersebut menurut Kadinkes Makassar yang akrab disapa dr Ida meliputi; A’LESSE, AGANG TB atao SOBAT TB, SI PABBELETA dan AK TAYANG DI.
Lebih lanjut dr. Ida menjelaskan, bahwa A’LESSE atau Aplikasi Telemedicine Pengembangan, adalah merupakan aplikasi memuat fitur dimana semua masyarakat yang butuhkan pelayanan dapat memasukkan keluhannya yang kemudian diteruskan ke Center Dinkes Makassar untuk mapping rumah sakit dan dokter sesuai kebutuhan pasien.
Kemudian AGANG TB atau Aplikasi SOBAT TB yang dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam akses informasi TB yang akurat, serta deteksi dini melalui fitur skrining mandiri.
SI PABBELETA atau sistem Informasi pencatatan obat dan logistik terpadu. Aplikasi ini untuk memonitor pencatatan obat dan logistik 47 puskemas.
Sementara AK TAYANG DI atau Aplikasi Standar Pelayanan Minimal bidang Kesehatan/ SPM- DHIS2 memonitoring capaian SPM melalui software platform District Health Information bagi 47 puskemas se Kota Makassar.
Dr. Ida mengaku optimistis program ini akan berjalan semaksimal mungkin serta melahirkan pelayanan kesehatan yang sangat memudahkan masyarakat.
Menurutnya, melalui program yang dijalankan Dinas Kesehatan Makassar, konsep Makassar Metaverse akan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Kalau dalam pelayanan kesehatan sangat banyak yang kita harapkan dalam kota Metaverse ini, misalnya terkait pelayanan home care (pelayanan kesehatan dari rumah) yang di dukung dengan Aplikasi Telemedicine,” pungkas dr. Ida. (*/4dv)













