Beranda » Kriminal » Gauli Gadis Belia Hingga 5 kali, Pria Ini TangkapPolisi
Kriminal

Gauli Gadis Belia Hingga 5 kali, Pria Ini TangkapPolisi

PALEMBANG – Gauli anak bawah umur asal Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, tersangka inisial FA (35), pedagang aksesoris asal Sekip Palembang, pada Senin (03-07-2017), dibekuk aparat Sat Reskrim Polsek Talang Ubi.

Bapak dua anak ini terancam 15 tahun kurungan penjara atas apa yang telah ia lakukan.

Di salah satu sudut ruangan Polsek Talang Ubi, pria malang ini hanya bisa tertunduk lesu saat dijebloskan ke dalam jeruji besi hotel prodeo Polsek Talang Ubi.

Penangkapan tersangka bermula saat jajaran Reskrim Polsek Talang Ubi menerima laporan korban inisial N (14), warga Kabupaten PALI yang mengaku sudah mendapatkan perbuatan tak pantas dari tersangka.

Kapolsek Talang Ubi, Kompol Victor Eduard Tondaes melalui Kanit Reskrim, Iptu Rusli kejadian yang menimpa korban bermula saat keduanya berkenalan di sebuah pasar malam pada April 2017 lalu.

Ketika itu, tersangka yang merupakan salah satu pedangang aksesoris di pasar malam tersebut berkenalan dengan korban yang merupakan karyawan di salah satu stand yang tak jauh dari lapak dagangan tersangka.

“Korban melapor ke kami karena telah mengalami tindak asusila oleh tersangka, bahkan korban mengaku bukan hanya sekali dicabuli. Kita koordinasi dengan pihak keluarga korban untuk memancing tersangka datang ke Kabupaten PALI. Saat tersangka datang, kami langsung menyergapnya,” ungkap Rusli.

Atas perbuatannya, Rusli menegaskan bahwa tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara.

“Undang-undang perlindungan anak yang kita kenakan terhadap pelaku dengan ancaman hukuman di atas 15 tahun penjara,” tandasnya.

Sementara itu, tersangka mengaku, bahwa kejadian itu atas dasar suka sama suka bahkan dengan dasar transaksi yang ditawarkan korban dengan tarif Rp. 200 ribu sekali main.

Tak hanya sekali, FA mengaku telah ‘bermain’ dengan korban sebanyak lima kali dengan tarif berbeda-beda.

“Pas pertama kali main aku bayar Rp. 200 ribu, pas yang keduo samo ketigo aku bayar Rp. 300 ribu lengkap dikasih baju tedok pulo. Pas keempat diajak jalan-jalan samo beli maenan untuk keponakannya. Terakhir main di Palembang Pak,” tutur tersangka di hadapan petugas.

Kemudian, FA juga mengaku bahwa korban yang menawarkan diri terlebih dahulu.

“Aku beli Pak, untuk tiduri gadis itu, pertama kali kami lakukan karena gadis itu menawarkan dirinya. Aku juga heran kenapa gadis itu melapor, padahal bukan aku saja yang pernah tiduri gadis itu,” akunya di hadapan polisi. (*/4ld)