Harga Gas Meroket, Rakyat Bisa Apa?

Harga Gas Meroket, Rakyat Bisa Apa?
Rahmawati, S.Pd, Ketua MT dan Pegiat Literasi.

Beratkan Masyarakat

Kenaikan gas LPG pada tanggal 25 Desember 2021 kemudian selang dua bulan kembali mengalami kenaikan sejak 28 Februari tentu sangat memberatkan rakyat. Apalagi kenaikan ini terjadi ditengah kelangkaan dan kemahalan minya goreng serta kebutuhan lainnya.

Ketika kondisi ini terjadi, rakyat bisa apa?. Sementara kenaikan semua kebutuhan rakyat tersebut tidak ditunjang dengan kenaikan gaji atau upah bagi pekerja. Sementara rakyat yang tak punya penghasilan menetap, mereka bisa apa dengan kondisi ini?

Komisi VII DPR RI mendorong adanya perbaikan skema subsidi untuk LPG 3 kg sebagai antisipasi pergerakan harga komoditas yang terjadi. Anggota komisi VII DPR RI Mulyanto bahkan secara tegas menolak kenaikan harga LPG non subsidi yang dilakukan pertamina.

Apalagi pada akhir tahun lalu pertamina baru saja melakukan penyesuaian harga LPG non subsidi dan pada 12 Februari 2022 pertamina juga melakukan kenaikan harga untuk tiga jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi,” Ungkap Mulyanto pada kontan, Senin (28/2). (tribunbisnis, 01/03/2022)

Mulyanto melanjutkan, kondisi ini berpotensi memberatkan masyarakat, selain itu bukan tidak mungkin masyarakat akan beralih menggunakan LPG subsidi.

Berita Lainnya

Berita Terkait