PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara •
Opini

Hepatitis Akut Misterius Buah Tatanan Hidup Sekuler

3376
×

Hepatitis Akut Misterius Buah Tatanan Hidup Sekuler

Sebarkan artikel ini
Hepatitis Akut Misterius Buah Tatanan Hidup Sekuler
Juniwati Lafuku, S. Farm

Gejala yang timbul mulai dari demam 72,2 persen, mual, muntah, hilang nafsu makan, diare akut, lemah, lesu, nyeri bagian perut, mungkin kembung, nyeri sendi, kuning mata dan gatal-gatal (CNBC Indonesia/13/5/2022).

Dunia Kian Rentan Terhadap Wabah Penyakit

Kemenkes telah meningkatkan kewaspadaan dalam dua pekan terakhir setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak di Eropa, Amerika, dan Asia, serta belum diketahui penyebabnya sejak 15 April 2022 (Kontan.co.id/5/5/2022).

Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia, Dicky Budiman berpendapat munculnya banyak penyakit dipicu banyak hal.

Di antaranya karena dunia rentan terhadap wabah akibat terjadi perubahan iklim yang berdampak pada kerusakan lingkungan. Belum lagi perilaku manusia yang tidak menjaga harmonisasi kesehatan dengan lingkungan.

Peneliti Global Health Security ini mengatakan, kerusakan lingkungan bisa mengubah pola penyakit. Misalnya, penyakit yang seharusnya bersirkulasi di hewan dapat melompat ke manusia (Merdeka.com/11/5/2022).

Tatanan Sekuler Penyebab Kerusakan

Jika dicermati, akan kita temukan bahwa sebenarnya permasalahan kesehatan adalah side effect dari permasalahan kehidupan lainnya, yang tidak akan bisa selesai hanya dengan menyelesaikan permasalahan klinisnya. Fakta menunjukkan bahwa saat ini ruang kehidupan kita diisi sepenuhnya oleh tatanan sekuler.

Tatanan kehidupan ini ditandai oleh cara pandang bahwa ukuran kebahagiaan, keberhasilan dan kemuliaan adalah materi, bukan ridho Allah SWT. Cara pandang ini dianut oleh baik penguasa maupun rakyat. Semua ruang kehidupan diisi dengan aturan buatan manusia sementara aturan Allah SWT dicampakkan.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com