PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kursi Delegasi Puluhan Negara Mendadak Kosong • Pakar Hukum Sebut Dugaan Pungutan Gau Maraja di Bontocani Bisa Masuk Pungli • Husniah Tersangka, Wakil Bupati Gowa Berpeluang Ambil Alih Pemerintahan • 45 Tahun BKMT, Syifa Fauzia Lanjutkan Estafet Tutty Alawiyah • 94 Nyawa Melayang Pasca-Gempa NTT, Menagih Kehadiran Negara di Masa Krisis • Akses Pelabuhan Tonra Dipersoalkan, Klaim Laporan Warga Dibantah Polisi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kursi Delegasi Puluhan Negara Mendadak Kosong • Pakar Hukum Sebut Dugaan Pungutan Gau Maraja di Bontocani Bisa Masuk Pungli • Husniah Tersangka, Wakil Bupati Gowa Berpeluang Ambil Alih Pemerintahan • 45 Tahun BKMT, Syifa Fauzia Lanjutkan Estafet Tutty Alawiyah • 94 Nyawa Melayang Pasca-Gempa NTT, Menagih Kehadiran Negara di Masa Krisis • Akses Pelabuhan Tonra Dipersoalkan, Klaim Laporan Warga Dibantah Polisi •
Biro Humas Pemprov SulselMakassar

Kima Jajaki Penanganan KIBA, Gubernur: Pemprov akan Mensupport Penuh

651
×

Kima Jajaki Penanganan KIBA, Gubernur: Pemprov akan Mensupport Penuh

Sebarkan artikel ini
Kima Jajaki Penanganan KIBA, Gubernur: Pemprov akan Mensupport Penuh
Plt Direktur PT. Kima, Muhammad Mahmud memaparkan konsep pengembangan Kiba di hadapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Bupati Bantaeng Dr Ilham Syah Azikin, di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Senin 20 Januari 2020.

MAKASSAR – Manajemen Kawasan Industri Makassar (Kima) menjajaki kemungkinan untuk mengambilalih penanganan Kawasan Industri Bantaeng (Kiba) yang selama ini ditangani Perusahaan Daerah (Perusda) Bantaeng.

Plt Direktur PT. Kima, Muhammad Mahmud memaparkan konsep pengembangan Kiba di hadapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Bupati Bantaeng Dr Ilham Syah Azikin, di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Senin 20 Januari 2020.

Menurut Mahmud, Kiba akan didesain untuk menjadi kawasan industri modern dengan konsep industri terpadu. “Ada industri dan ada juga kawasan untuk rekreasi,” jelasnya.

Penanganan KIBA2

Kiba dibangun sejak Nurdin Abdullah menjabat Bupati Bantaeng. Menurut Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah,pihaknya akan membackup sepenuhnya pengembangan Kiba.

“Tugas saya membackup dengan kebijakan. Saya minta Bupati melakukan pembebasan lahan. Kima siapkan modal,” jelasnya.

Jualan Kiba menurut Nurdin Abdullah, harga tanah yang masih murah. “Kima nggak bisa lagi berkembang di Makassar karna harga tanah sudah sangat mahal,” katanya.

Harga lahan di Bantaeng masih kisaran Rp 100 ribu per meter persegi. Sementara harga tanah di Makassar jutaan rupiah per meter persegi.

Menurut Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin, Pemkab siapkan untuk KIBa sekitar 3.186 hektar. Dari jumlah 340 hektare yang sudah dibebaskan termasuk lokasi untuk industri smelter yang sudah jalan. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com