PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian Program OCEANS di Desa Popo Takalar • DPRD Makassar Sahkan APBD Perubahan 2026 Rp5,26 Triliun, Fraksi Soroti Arah Belanja Pemkot • Serapan Anggaran Tersendat, Sekda Makassar Minta OPD Kuasai Aturan Pengadaan • Vape Narkoba Incar Generasi Muda: Kejahatan Berkedok Tren • HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Nikah Massal Gratis untuk 210 Pasangan • DPRD Makassar Desak Pengelolaan Sampah Dimulai dari Rumah • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian Program OCEANS di Desa Popo Takalar • DPRD Makassar Sahkan APBD Perubahan 2026 Rp5,26 Triliun, Fraksi Soroti Arah Belanja Pemkot • Serapan Anggaran Tersendat, Sekda Makassar Minta OPD Kuasai Aturan Pengadaan • Vape Narkoba Incar Generasi Muda: Kejahatan Berkedok Tren • HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Nikah Massal Gratis untuk 210 Pasangan • DPRD Makassar Desak Pengelolaan Sampah Dimulai dari Rumah •
Internasional

Kritik Perlakuan China atas Uighur, Ozil Dihapus dari Gim Pro Evolution Soccer

601
×

Kritik Perlakuan China atas Uighur, Ozil Dihapus dari Gim Pro Evolution Soccer

Sebarkan artikel ini
Pro Evolution Soccer

Mesut Ozil, pemain tengah klub sepak bola Inggris Arsenal, dihapus dari gim ponsel popular versi China, Pro Evolution Soccer (PES). Kata distributor gim itu di China, penghapusan itu buntut kritikan Ozil atas perlakuan China terhadap etnis minoritas Muslim Uighur.

NetEase, perusahaan internet China yang tercatat di bursa AS, dikutip oleh AFP, mengatakan pemain berdarah Turki itu dihapus dari gim itu karena “komentarnya yang ekstrem mengenai China.”

Pemain berkewarganegaraan Jerman, mengutuk tindakan China atas kelompok minoritas Muslim di wilayah barat Xinjian dalam cuitannya di Twitter, pada Jumat (13/12) pekan lalu. Dia juga mengkritik negara-negara Islam yang tak mau angkat bicara mengenai dugaan penyiksaan itu.

Arsenal cuci tangan dengan komentar-komentar Ozil, sedangkan China mengatakan cuitan Ozil “tidak benar” dan dia “ditipu oleh berita palsu.”

Dalam bahasa Turki, Ozil mencuit: “Alquran dibakar…Masjid-masjid ditutup…Madrasah dilarang..Para ulama dibunuhi satu demi satu…Saudara-saudara dikirim paksa ke kamp-kamp.”

“Umat Muslim bungkam. Suara mereka tidak didengar,” cuitnya di layar berlatar warna biru dengan bulan sabit putih. Gambar itu melambangkan bendera “Turkestan Timur” istilah yang digunakan separatis Uighur untuk Xinjiang.

Tak lama kemudian, NetEase mengumumkan melalui akun media sosial China yang terverifikasi bahwa komentar Ozil sudah “menyakiti perasaan para fans China dan melanggar semangat olahraga, yaitu cinta dan perdamaian.”

“Kami tidak memahami, menerima, maupun memaafkan komentar ini,” katanya.

Konami, perusahaan Jepang yang mengembangkan gim itu, menolak berkomentar saat dihubungi AFP.

Turki, yang memiliki kesamaan bahasa dan etnis dengan etnis Uighur, bersuara keras mengenai itu tersebut. Namun kebanyakan negara-negara dengan penduduk mayoritas Muslim, tampak tak berdaya berhadapan dengan kekuatan bisnis dan diplomatik China. [voa]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com