SIDRAP – Upaya mendorong percepatan pembangunan berbasis inovasi di tingkat desa mulai digerakkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melalui Seminar Program Kerja di Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Kanie Senin (13/7/2026) itu menjadi titik awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat. Seminar dihadiri unsur Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kader PKK, serta warga setempat.
Dalam forum tersebut, mahasiswa memaparkan berbagai program yang telah disusun berdasarkan hasil observasi lapangan, wawancara dengan warga, serta koordinasi dengan pemerintah desa. Program-program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi yang dimiliki Desa Kanie.
Mengusung tema KKN Tematik Inovasi Desa, mahasiswa Universitas Hasanuddin berkomitmen menghadirkan program yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, penguatan kapasitas desa, serta pemanfaatan inovasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Sebelum dipresentasikan kepada masyarakat, seluruh program kerja terlebih dahulu dibahas bersama Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) Universitas Hasanuddin, Ismail Alrip, S.H., M.Kn. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap kegiatan yang dirancang sejalan dengan tema KKN dan kebutuhan riil masyarakat Desa Kanie.
Koordinator Mahasiswa KKN mengatakan seminar program kerja menjadi wadah untuk menyerap masukan dari berbagai pihak agar pelaksanaan kegiatan di lapangan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Melalui seminar ini kami berharap seluruh program yang telah dirancang dapat disempurnakan melalui masukan masyarakat. Kami ingin setiap kegiatan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat dan sesuai dengan kebutuhan Desa Kanie,” ujarnya.
Pemerintah Desa Kanie menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin. Pemerintah desa berharap sinergi yang terbangun antara mahasiswa dan masyarakat dapat mendukung keberhasilan seluruh program yang telah direncanakan.

Adapun program yang dipaparkan mencakup bidang pendidikan, hukum, kesehatan, lingkungan, digitalisasi desa, pemberdayaan masyarakat, hingga promosi potensi desa. Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan desa.
Suasana seminar berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dan aspirasi yang disampaikan peserta. Diskusi yang berkembang menjadi bahan evaluasi bagi mahasiswa untuk menyempurnakan program sebelum memasuki tahap pelaksanaan.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, KKN Tematik Inovasi Desa Universitas Hasanuddin diharapkan dapat melahirkan berbagai solusi inovatif yang tidak hanya menjawab kebutuhan warga saat ini, tetapi juga memperkuat kemandirian dan daya saing Desa Kanie di masa depan. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Ismail Alrip (Dosen Fak Hukum Unhas)













